Hari ke 4 Karantina,Simpati Terus Berdatangan ke Aspol IOM

Hari ke 4 Karantina,Simpati Terus Berdatangan ke Aspol IOM

0

Wali-news, Aceh Besar – Pemberlakuan Karantina mandiri yang di terapkan Gugus Tugas Covid-19 Aceh, bagi warga Asrama Polisi (Aspol) IOM, di Gampong Pante, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, sejak Minggu kemarin, terus menuai simpati. Sejumlah kerabat dan rekan penghuni asrama tersebut terus berdatangan untuk sekedar memberikan semangat dan menyalurkan bantuan.

Berbagai bahan pokok terus mengalir ke Aspol yang dihuni sekitar 60 kepala keluarga itu. Meski hanya di depan gerbang, mereka datang langsung untuk memberi bantuan dan berbincang.

Selain sembako warga Aspol, Rabu (24/06/2020) juga menerima bantuan ikan segar, sumbangan ikan sebanyak satu tong fiber itu diberikan langsung oleh anggota Mapolsek Baitussalam, Aceh Besar.

Kapolsek Baitussalam Ipda Safrizal menuturkan, bantuan yang diserahkan merupakan wujud kepedulian kepada sesama anggota bayangkara, terlebih ini krisis kemanusian.

Kapolsek Baitussalam Ipda Safrizal (dua dari kanan) didampingi Kapolsek Ingin Jaya Ipda Ibrahim (kanan), saat menyerahkan bantuan ikan segar ke Kepala Keluarga di Aspol IOM Ingin Jaya yang sedang menjalani karantina. Photo: Dok Polsek Baitussalam.

Ditambahkan, pada moment tersebut pihaknya sengaja memberikan bantuan dalam bentuk ikan segar, karena ikan dinilai memiliki kadar nutrisi tinggi. Itu kata Safrizal, sangat cocok untuk kebutuhan imun dalam melawan pandemi saat ini.

Selain itu, lanjut kapolsek, selama ini bantuan dalam bentuk sembako dinilai telah banyak disalurkan terutama makanan cepat saji. “Maka kami memikirkan bantuan dalam bentuk lain,tujuannya agar bermamfaat nantinya. Kedepan hasil kesepakatan dengan anggota, kita akan membawa dalam bentuk lain pula,” Tutup Safrizal yang juga seniman itu.

Sementara salah seorang warga karantina,Ipda Junaidi mengatakan,dengan karantina yang kami jalani saat ini,keyakinan kami terhadap bahaya Covid-19,” ini nyata, memang ada “.

Mungkin selama ini kami cuma mengetahui dari media dan himbauan pemerintah,namun kini kami mengalami sendiri dan bahkan ada yang tutup usia karenanya,Tutur Junaidi dengan keyakinan.

Saat ini, sambung Junadi, pergerakan kami sangat terbatas, hanya beraktifitas dalam komplek Asrama. Kendati jenuh dan membosankan, namun Junadi mengaku harus melalui proses karantina demi kebaikan bersama.

Junaidi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak teruma korp Bhayangkara yang telah memberikan semangat dan motivasi bagi kepala keluarga yang tengah menjalani karantina mandiri di asrama IOM.

“Terima kasih untuk semua kalangan yang telah memberikan perhatian lebih terhadap kami. Motivasi dan dukungan, juga segala bentuk bantuan yang telah di sumbangkan,” Ujar Junaidi.

” Banyak bantuan telah kami terima hingga saat ini dan bahkan ada yang sengaja memberikan ikan segar,ini perhatian yang luar biasa yang kami terima,ternyata di luar sana masih ada yang memikirkan untuk nutrisi kesehatan kami, ” Tutup Perwira Polda Aceh itu dengan penuh haru.

Sebelumnya kebijakan isolasi mandiri terhadap 60 Kepala keluarga di Aspol IOM ini di berlakukan,menyusul di temukan satu keluarga positif Covid-19, saat ini satu diantara telah meninggal dunia.

Selain ditutup untuk umum, sebanyak 156 warga penghuninya juga dilakukan pemeriksaan Rapit Test dan swab RT-PCR,Minggu 21 Juni 2020 lalu.(CMA)

Editor : Chairan Manggeng

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Akhir dari penantian, PLT Gubernur Aceh hadiri rapat di gedung DPRA.

Wali-news, Banda Aceh- Plt Gubernur Aceh Ir.Nova Iriansyah,