Aliansi Mahasiswa BARSELA Menyayangkan Sikap DEMA STAIN Meulaboh

Aliansi Mahasiswa BARSELA Menyayangkan Sikap DEMA STAIN Meulaboh

0

wali-news.com, Meulaboh – Aliansi Mahasiswa Barat Selatan Aceh Peduli STAIN TDM Menyayangkan statement dari Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, terkait desakan mundur terhadap Dr. Innayatillah, M.Ag, dari Ketua STAIN Meulaboh.

“Kita sangat menyayangkan adanya penyataan demikian yang di lontarkan oleh Ketua DEMA STAIN seperti ditayangkan pada media online,” tutur Fathur Rizqi, Ketua Aliansi Mahasiswa Barat Selatan aceh Peduli STAIN kepada wali-news.com. Minggu (1/9/19).

Menurut Fathur, jika diganti atau mundur ketua STAIN sekarang dan terpilih kembali ketua baru, apakah ada jaminan di tgl 12 september 2019 mendatang, dan itu belum tentu bisa terwujud seperti yang diinginkan ketua DEMA STAIN.

“Saat ini yang lebih tepat adalah, bagaimana membangun konsolidasi dan komunikasi persuasif agar permasalahan ini segera terselesai,” pungkas Fathur.

Sebenarnya kita sepakat dan sependapat jika mahasiswa STAIN Teungku Dirondeng Melaboh harus bisa menduduki dan proses belajar-mengajarnya digedung baru pada tanggal 12 September 2019 mendatang.

Namun terkait dengan persoalan tanah, perlu adanya duduk bersama untuk mencarikan solusinya.“Seharusnya, Pihak DEMA membangun konsolidasi, mencari dan menawarkan solusi bukan menambah masalah,”ujar Fathur.

Dikatakannya, penolakan gedung sewaan dari PEMDA Aceh Barat oleh DEMA STAIN dinilai terlalu berlebih-lebihan, niat baik dari Pemda seharusnya direspon positif.

“Tawaran untuk penyewaan gedung baru dari pemkab, itu merupakan bentuk kepedulian akan kelancaran aktifitas perkuliahan dan peningkatan pendidikan yang ada di Aceh Barat.“Tuturnya.

Dalam hal ini, Patut kita apresiasi terhadap langkah yang di lakukan oleh Pemda Aceh Barat dengan menyewa gedung sementara untuk keberlangsungan aktifitas mahasiswa STAIN Melaboh.

Disisi lain, Sekretaris Aliansi Khairun Nas menyampaikan, perlu diketahui bahwa STAIN Teuku Dirondeng Melaboh hanya menerima hibah dari Pemda Aceh Barat, sedangkan lahan masih dalam sengketa.

“Kita harus memahami situasi yang sedang di tempuh oleh pemerintah untuk penyelesaian perkara ini di pengadilan Negeri Meulaboh,”ujarnya.

Menurutnya, siapapun Ketua STAIN Teungku Dirondeng Melaboh pasti juga mengikuti proses persidangan sengketa di Pengadilan Negeri Meulaboh. (OS)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Jpu Tak Hadir Lagi. Sidang Kasus Mas Kurang Kadar Kembali Ditunda

Wali-news.com, Banda Aceh – Kuasa hukum Sunardi, Razman