BEM Unmuha : Tolak Dana Hibah Covid-19 Dari Pemerintah Aceh

BEM Unmuha : Tolak Dana Hibah Covid-19 Dari Pemerintah Aceh

0

Wali-news, Banda Aceh- Pemerintah Privinsi Aceh sedikitnya telah mengeluarkan dana Rp. 9,5 miliar, Dana segar itu di salurkan kepada Lembaga, Bandan serta OKP dan Ormas yang terdaftar di Pemerintahan Aceh.

Tak tanggung tanggung, Pemerintah Aceh mengeluarkan keputusan gubernur Aceh nomor 426/1675/2020 Tentang penetapan penerima dan besaran dana hibah tanggal 22 Desember 2020 itu.

Dari data yang di peroleh wali-news.com, tercatat ada 100 organisasi yang telah terverifikasi sebagai penerima bantuan penanganan Covid-19 itu.

Rata-rata tiap organisasinya, mereka menerima kisaran Rp 100 Juta, dalam bentuk dana segar yang di berikan tersebut.

Namun ada beberapa organisasi yang secara tegas menolak bantuan Pemerintah yang dinilai oleh mereka sebagai bentuk Bagi- bagi rezeki Covid-19.

Adalah Teguh Novrianto, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah, Sabtu (16/01/2021), dia satu dari beberapa organisasi Mahasiswa yang menolak secara tegas dana hibah Covid-19.

Penolakan yang dilakukan oleh PEMA Universitas Muhammadiyah Aceh ini, sangat beralasan, hal itu disebabkan dari awal PEMA UNMUHA adalah salah satu dari beberapa Organisasi Universitas yang gencar menyuarakan tentang transparansi penggunaan anggaran Covid-19 .

‘ Jadi ini jelas ini merupakan pembungkaman terhadap aspirasi yang kami suarakan, terhadap tansparansi penggunaan anggaran Covid-19, tenaga medis masih membutuhkan fasilitas penunjang kesehatan dalam penanganan Covid-19, Kenapa Pemerintah memamfaatkan situasi ini untuk membagi bagikan uang, ” Sapa Teguh.

Di berharap Pemerintah hendaknya dapat menggunakan anggaran tersebut untuk penanganan Covid-19 itu lebih banyak memiliki mamfaat daripada buang buang percuma, Keluhnya.

Selain itu Teguh juga meminta agar penggunaan dana hibah tersebut dapat di usut sehingga tidak ada penyelewengan, sebab menurutnya ada beberapa lembaga kemahasiswaan itu pernah menggelar aksi meminta transparansi anggaran Covid-19 di Aceh.

Saat ini terdaftar beberapa nama sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menjadi penerima bantuan hibah dari Pemerintah Aceh itu.

Selain Universitas Plat Merah seperti UIN Ar-Raniry ada juga beberapa BEM Swasta yang turut menerima yakni Pemerintah Mahasiswa (PEMA) Al-Washliyah, PEMA Ubudiyah, BEM ISBI, Presma UNIDA, BEM USK, rata – rata mereka menerima puluhan jutaa hingga Rp. 100 Juta.(CMA)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sasar Generasi Muda Agar Lebih Paham Adat, Ini Strategi MAA

Wali-News.com, Banda Aceh – Ditengah derasnya arus globalisasi