BMKG Perkirakan Musim Kemarau Di Bangka Belitung Tahun Ini Tidak Separah Tahun Lalu

BMKG Perkirakan Musim Kemarau Di Bangka Belitung Tahun Ini Tidak Separah Tahun Lalu

0
Ilustrasi Kemarau

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bangka Belitung (Babel) memprediksi puncak musim kemarau tahun ini akan berlangsung pada akhir bulan September 2020.

Staff Stasiun Klimatologi Koba, Presli Simanjuntak, S. Tr mengatakan, saat ini sebagian wilayah di Babel sudah memasuki musim kemarau dengan indikasi satu bulan sebelumnya hujan dibawah 150 mm.

Sedangkan beberapa wilayah lainnya untuk saat ini masih mengalami musim hujan dan di prediksi untuk kemarau di seluruh wilayah Babel akan terjadi pada akhir September 2020.

“Untuk wilayah Pangkalpinang, Kab. Bangka Bagian utara dan timur, sebagian Kab.Bangka Tengah bagian tengah hingga timur serta Kab. Bangka Selatan sudah memasuki musim kemarau dengan indikasi 1bulan sebelumnya hujan dibawah 150 mm,” ujar Presli.

“Sementara untuk wilayah lainnya masih mengalami musim hujan. Kami prediksi untuk musim kemarau diseluruh Bangka Belitung akan terjadi akhir september untuk seluruh wilayah” tambahnya.

Presli juga menyampaikan bahwa kemarau di wilayah Babel pada tahun ini tidak terlalu ekstrim. Dimana pada kemarau tahun ini akan tetap mengalami hujan dibawah 150mm perbulan. Lebih lanjut, BMKG pun memprediksi dampak kekeringan akibat kemarau tahun ini tidak terlalu parah.

“Untuk kemarau tahun ini sendiri kami prediksi tidak terlalu ekstrim cenderung ke arah kemarau basah, kemarau tetapi masih ada hujan dibawah 150mm/bulan. Jadi kami prediksi dampak kekeringan akibat kemarau tahun ini tidak terlalu parah,” tutur Presli.

“Berdasarkan data yang kami olah, Tahun ini tingkat kekeringan untuk wilayah Babel masuk kategori normal malah cenderung agak basah,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini awal musim kemarau mundur. Selain itu, dengan kondisi kemarau yang tidak berdampak signifikan BMKG Babel memperkirakan anggaran untuk persiapan menghadapi kemarau tahun ini akan sama dengan tahun lalu dan tidak ada penambahan anggaran.

“Dibandingkan tahun lalu, akhir Juni menjadi awal musim kemarau. Sementara untuk tahun ini awal musim kemarau mundur,” ujar Presli.

“Untuk persiapan anggaran, BMKG sudah mengajukan anggaran untuk persiapan anggaran menghadapi kemarau tahun ini. Karena kemarau tahun ini tidak berdampak signifikan diperkirakan anggaran tahun ini akan sama dengan tahun lalu, tidak ada penambahan anggaran untuk persiapan menghadapi kemarau tahun ini,” tambahnya.

Menurut Presli, BMKG Babel selalu meng-update informasi terkait perkiraan cuaca serta iklim di babel melalui media sosial Staklim Koba dan bersedia untuk menjawab pertanyaan masyarakat terkait informasi cuaca dan iklim di babel. Oleh karena itu diharapkan masyarakat dapat menggunakan informasi BMKG untuk segala kegiatan.

“ Kami berharap masyarakat senantiasa selalu menggunakan informasi BMKG untuk segala kegiatan baik di dalam maupun diluar rumah. Kami senantiasa menginformasikan perkiraan cuaca dan perkiraan bulanan serta musiman terkait curah hujan serta kaleidoskop iklim yang kami buat dan kami bagian di media sosial Staklim Koba dan kami senantiasa selalu berkoordinasi dengan instansi terkait diseluruh kepulauan Babel serta kami terbuka untuk masyarakat yang ingin bertanya dan mendapatkan informasi” tutup Presli. (Jp/WN)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Pandemi Belum Reda, Wakil Rakyat di Kota Pangkalpinang Imbau Masyarakat Taati Prokes Covid-19

Pangkalpinang, Wali-News.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD