BNN Kota Banda Aceh,Galakkan budi daya Jahe merah pengganti Ganja.

BNN Kota Banda Aceh,Galakkan budi daya Jahe merah pengganti Ganja.

0

Banda Aceh/wali-news.com

Badan Narkotika Nasional (BNN),Kota Banda Aceh,Galakkan budi daya Jahe merah sebagai pengganti tanaman ganja sebagai bentuk kepedulian dalam pemberantassan Narkoba di Aceh.

Hal tersebut di sampaikan oleh kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra,di kantornya,Rabu(4/9) kepada wali-news.com.

Di tambahkan,program budi daya tanam jahe merah ini menyatu program nasional perang besar terhadap Narkoba.

Untuk di kota Banda Aceh dengan program “stop tanam ganja” ,maka jahe merah sebagai tanaman alternatif pengganti ganja.

Selain untuk kebutuhan bahan obat obatan herbal,jahe merah juga memiliki harga yang lumayan tinggi berkisar Rp 74 000 per kilo gramnya.

Maka ini sangat cocok untuk kita lakukan,kami menghimbau para prnanam ganja untuk segera beralih ketanaman legal yaitu budi daya jahe merah.

Hasnanda juga menjelaskan,pihaknya juga bekerja sama dengan PT Bintang Toedjoe sebagai rekanan yang siap menampung hasil budi daya jahe ini.

Saat ini kita telah memiliki 12 kelompok tani berada di tiga gampong binaan,yaitu, Gampong Lambhuk,Gampong Doy dan Gampong Ilie.

Mereka di berikan bibit secara gratis oleh pihak rekanan,sebanyak seribu delapan ratus poliback.

Jadi saat ini,” stop tanam ganja “,ayo kitakembali kebisnis yang halal dan legal,harap Kepala BNN Kota Banda Aceh.(Chairan Manggeng)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Gelar Workshop Karya Tulis, FPIK-UTU Launching Rumoh Kreatif

wali-news.com, Meulaboh – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan