Boat Terbalik Dihempas Ombak, Amoy dan Apin Tewas di Perairan Ule Lheue

Boat Terbalik Dihempas Ombak, Amoy dan Apin Tewas di Perairan Ule Lheue

0

Wali-news-Banda Aceh – 2 Warga Gampong Mulia, Banda Aceh, meninggal dunia, setelah boat nelayan yang ditumpangi 9 orang terbalik di sekitar Pelabuhan Ule Lheue, Kecamatan Meuraxa, Minggu (21/06/2020). 7 penumpang boat naas tersebut berhasil diselamatkan.

Informasi diperoleh Wali-news.com menyebutkan, peristiwa terjadi sekira pukul 16.30 WIB, saat boat berada di sekitar Muara Peulabuhan Ule Lheue. Saat itu boat yang diduga akan menuju dermaga untuk bersandar tiba-tiba di hempas ombak hingga terbalik.

“Kordinat kejadian  05 33′ 16,64” N –
095 16′ 49,67″ E, Jarak : 6,09 KM Radial : 310 derajat dan jarak dari pelabuhan Ule Lheue 1 Nm,” Kata Kepala Basarnas Aceh, Budiona, dalam siatan pers kepada wartawan, Minggu malam.

Kapal yang ditumpangi korban dievakuasi ke sekitar dermaga di Pelabuhan Ule Lheue. Photo : Dok Humas Polsek Ule Lheue.

Adapun kedua korban tewas yakni Amoy (70 Tahun) dan Apin (65 Tahun). Keduannya merupakan warga Gampong Mulia Banda Aceh yang diduga sedang berlibur menikmati suasana Pantai Ule Lheue dan sekitarnya.

“Kronologinya, mereka berangkat dari Pelabuhan Ujung Pancu sekira pukul16.00 WIB dengan tujuan Pelabuhan Ule Lheue. Namun saat akan tiba boat terhempas ombak dan terbalik. 7 orang berhasil diselamatkan nelayan yang melintas dan 2 orang hilang paska kejadia,” Kata Budiono.

Menurut Budiono, kedua korban ditemukan dengan kondisi tak bernyawa oleh Tim Basarnas yang melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian usai menerima laporan dari Mapolsek Ule Lheue. Dibantu nelayan, TNI, Polri serta RAPI, Tim Basarnas yang mengerahkan Sea Rider/RIB serta Rubber Boat akhirnya menemukan kedua korban yang sempat dinyatakan hilang.

” Kami bergerak ke lokasi sekira pukul 16.45 WIB, menggunakan 1 unit Rescue Car dilengkapi 1 unit Rubber Boat dan 1 unit RIB Banda Aceh. Tim juga dilengkapi palsar air dan peralatan Komunikasi. Hari ini cuaca di Banda Aceh memang berawan dengan ketinggian ombak 1 hingga 1,5 meter,” kata Budiono.

Sementara itu usai ditemukan korban langsung dibawa menuju RSUD Zainal Abidin Banda Aceh. Insiden yang terjadi bertepatan dengan hari libur ini sempat menarik perhatian warga.

Mereka memadati sejumlah rias jalan di sekitar  lokasi karena menyaksikan proses pencarian korban. Akibatnya kemacetan tak dapat dihindari. (Win)

Editor: Arman

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Cegah Penyebaran Covid-19, Jaksa Kejari Aceh Besar Turun ke Jalan

Wali-news, Aceh Besar – Sejumlah jaksa dari Kejaksaan