Bupati Aceh Utara Tetapkan Musibah Banjir Sebagai Status Bencana Daerah

Bupati Aceh Utara Tetapkan Musibah Banjir Sebagai Status Bencana Daerah

0

Wali-news, Aceh utara- Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib pada hari senin 7 Desember 2020 menandatangani penetapan status darurat bencana.

Kebijakan itu ditetapkan akibat banjir yang melanda kawasan aceh utara selama 3 hari berturut-turut dan menyebabkan 2 orang meninggal dunia satu orang pekerja tambak dan satu lagi seorang santri yang meninggal dunia akibat terseret arus. Status bencana daerah aceh utara berlaku pada 4 – 10 Desember 2020.

Sementara itu Sekretaris Daerah Aceh Utara A Murtaha menyebutkan, status itu akan diperpanjang bila banjir masih terjadi di sejumlah kecamatan yang ada d kawasan aceh utara

sampai saat ini Senin (7/12/2020) sore, masih ada desa yang masih tergensng banjir seperti di Kecamatan Langkahan, matang kuli, Pirak Timu dan lainya yang ada dalam Kabupaten Aceh Utara.

“Saat ini, TNI dan Polri sedang meng akses kawasan tergenang air dengan perahu, Pirak Timu itu di akses oleh Paskhas TNI Angkatan Udara. Sedangkan di Langkahan oleh gabungan polisi dan TNI, mereka semua sekrang dalam perjalanan.

Dia menyebutkan, pasukan ini mencoba membuka daerah yang masih tergenang banjir di 2 kecamatan pedalaman langkahan dan pirak timu dan mereka membawa sejumlah bahan bantuan.

insya allah Kami mencoba memastikan semua teratasidengan baik. Kita selalu berkoordinasi terus, saya, bapak Bupati Muhammad Thaib dan Pak Wakil Fauzi Yusuf saat ini juga berada di lokasi banjir, insya allah semua berjalan dengan baik, walaupun ada sebagian desa masih ada
Ketinggian air mencapai 1 – 2 meter imbuhnya.

sementara itu, PC Gerakan Pemuda Ka’bah Aceh Utara ikut memantau dan membantu pengungsi. Kanda Muslem selaku ketua mengatakan,
bantuan yang sangat di butuhkan saat ini, seperti, Sembako, Obat-obatan, Pempes Anak-anak, air bersih, kain selimut dan beberapa kebutuhan laen nya

ia menambahkan Akibat banjir yang melanda kabupaten aceh utara, banyak akses transprtasi terhambat juga ribuan jiwa mengungsi ke sumlah posko yang ada berdampak kerugian belum bisa ditaksirkan saat ini karna pendataan masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)Aceh utara,dan banjir yang terjadi di 22 Kecamatan yang melanda di aceh utara hari ini mulai surut, sebahagian warga terlihat mulai membersihkan kediaman rumah mereka masing masing akibat terendam air.(Yan)

Editor : Muslim

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Dema UIN Ar-Raniry Temui Rektor Minta Laksanakan Perkuliahan 100%

Wali-news.com, Banda Aceh – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema)