Desak Jembatan Ulee Raket Segera Dibangun, Warga Demo Bupati Aceh Barat

Desak Jembatan Ulee Raket Segera Dibangun, Warga Demo Bupati Aceh Barat

0

wali-news.com, Meulaboh – Ratusan Masyarakat Kecamatan Pante Ceureumen dan Kecamatan Kaway XVI melakukan Demo ke kantor Bupati Aceh Barat, Senin (21/1/19).

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan DPRK agar pembangunan jembatan rangka baja yang menghubungkan Kecamatan Kaway XVI dan Pante Ceureumen agar dibangun segera.

“Kami meminta kepada Bupati dan DPRK agar jembatan Ulee Raket segera dibangun, kami tidak meminta pembangunan jembatan itu di tempatkan dimana, namun kami menginginkan jembatan dibangun segera paling lambat dua tahun. Jangan terlalu lama karena akan terhambat perekonomian masyarakat Pante Ceureumen,” Teriak Usman B korlap Aksi.

Pemerintah jangan hanya diam terkait persoalan ini, apabila tidak ada respon maka kami tidak akan kembali ke desa. Ancamnya

Menurut Usman, jika pembangunan jembatan Ulee Raket tidak segera di bangun, maka akan rugi besar karena hasil perkebunan masyarakat tidak bisa dijual ke kota dan perekonomian masyarakat akan sangat terhambat.

Disela-sela demo, Bupati Aceh Barat Ramli MS yang di dampingi Plt PUPR Bukhari keluar dari ruangan dan mendatangi masyarakat Pante Ceureumen merespon terkait tuntutan pendemo di halaman kantor bupati.

Bupati menyampaikan, pihaknya sudah rapat dengan dinas terkait untuk membahas percepatan pembangunan jembatan baja Ulee Raket di Gampong Sawang Teubei Kecamatan Pante Ceureumen.

“Ini sangat urgent dan perlu diperbaiki segera, kita sudah memangkas dana rutin dan anggaran dari proyek yang tidak memungkinkan, sehingga ada anggaran senilai Rp 20 Milyar untuk pembangunan jembatan dan sudah diajukan ke DPRK,” ujar Ramli MS

Bupati menjelaskan, pembangunan jembatan penghubung dua kecamatan tersebut, akan di bangun di desa Keuramat Kecamatan Kaway XVI, karena hasil diskusi dengan Tim teknis pembangunan jembatan tidak bisa lagi di tempat semula karena akan diterjang kembali oleh arus sungai yang deras dan akan rusak kembali. Jelasnya

“Ia juga menambahkan, kalau tuntutan masyarakat bahwa pembangun jembatan harus selesai pada tahun ini, maka jembatan penghubung antar kecamatan tersebut akan dibangun baru di desa Keuramat,” kata Ramli MS

Bupati menambahkan, Atas dasar pertimbangan tersebut, maka kami akan segera melakukan pembangunan jembatan baja tersebut di Desa Keuramat, agar perekonomian masyarakat tidak terganggu dan berjalan lancar.

Sebelumnya, para pendemo juga terlebih dahulu telah mendatangi kantor DPRK Aceh Barat dengan menggunakan mobil truk.

Dengan tuntutan yang sama, aksi warga yang mencapai ratusan orang itu juga membentangkan spanduk dan karton yang berisi tuntutan, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian demo berjalan tertib dan damai.

Dari amatan media wali-news.com, Peserta demo langsung diterima Wakil Ketua DPRK Samsi Barmi dan anggota dewan lainnya. (Red).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV dan Suara Edukasi

Wali-news.com, Banda Aceh – Pada saat ini teknologi