Di Lhokseumawe, Harga Daging Meugang Tembus 180.000 Per Kg

Di Lhokseumawe, Harga Daging Meugang Tembus 180.000 Per Kg

0


Wali-news.com, Lhokseumawe – Harga daging meugang menyambut lebaran idul Fitri 1441 H, di sejumlah pasar Kota Lhokseumawe mengalami kenaikan dari hari biasa.


Seperti terpantau wali-news.com, di pasar Keude Peunteut dan Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, Sabtu (23/05/2020), harga daging sapi dan daging kerbau tembus hingga Rp.180.000 per kilo gram.


Salah seorang pedagang daging Meugang di Keude Peunteut, H. Awie (58), mengatakan, harga daging sapi dan daging kerbau dibuka dengan nilai terendah Rp.150.000 sampai dengan harga tertinggi Rp.180.000 per kg.


“Sudah lumrah, harga daging meugang memang agak lebih tinggi dengan hari biasanya, hal ini dikarenakan, harga sapi yang kita beli menjelang hari meugang selalu mahal, sehingga kita harus menyesuaikan harga, kalau tidak bisa merugi”. Ungkap H.Wi


Lanjutnya, kondisi seperti ini memang sudah berlaku lama, saya fikir masyarakat sudah memakluminya.


“Saya sudah 30 tahun menjadi pedagang daging meugang di Keude Peunteut. Seingat saya, harga daging meugang emang seperti itu, agak lebih mahal sedikit dari biasanya”. ujar H. Wi


Sambungnya, mungkin karena minat beli masyarakat di hari meugang lumayan tinggi, sehingga menyebabkan harga sapi dan kerbau yang kita beli juga ikut naik.


Sementara itu, ungkap H. Wi, untuk Harga Tulang juga bervariasi, dimulai dari harga Rp.80.000 hingga Rp.100.000 per kg.


“Harga tulang juga kita sesuaikan, tergantung dari jenis tulangnya gimana, kalau tulang rusuk (iga) harganya memang Rp.100.000 per kg, hal ini masih standar dengan nilai jual kita tahun lalu”. Tutup H. Wi. (Zh).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

H+2 Lebaran,Lima Rumah Terbakar di Sambar Petir di Langkahan Aceh Utara

Wali-news.com,Aceh Utara-Kebakaran kembali terjadi di di Dusun Bidari,Gampong