Di Lhokseumawe Permintaan Kelapa Tinggi Selama Ramadhan

Di Lhokseumawe Permintaan Kelapa Tinggi Selama Ramadhan

0

Wali-News.com, Lhokseumawe – Permintaan kelapa dengan berbagai jenis pada bulan Ramadhan di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, meningkat tajam.

Dari beberapa pedagang kelapa di Lhokseumawe mengatakan, bahwa selama Ramadhan, jumlah kelapa yang terjual lebih banyak dari sebelumnya. Baik untuk jenis kelapa muda maupun jenis kelapa tua.

Seperti diungkapkan oleh salah seorang pedagang kelapa muda Zamzami, Minggu yang mengatakan, bahwa jumlah kelapa muda yang laku terjual setiap harinya pada bulan Ramadhan, ditempatnya adalah rata-rata 570 buah. Sedangkan pada hari-hari biasa sebelum ramadhan, pedagang kelapa itu mengungkapkan hanya mampu menjual 200 buah perhari.

“Dibulan Ramadhan, jumlah kelapa yang terjual mencapai 570 butir per hari. Sedangkan pada hari-hari biasanya sebelum memasuki bulan Ramadhan, jumlah kelapa yang terjual hanya 200 buah saja per hari,” ujar pedagang.

Lanjutnya lagi, kelapa-kelapa muda yang dijualnya dibawa oleh pedagang pengumpul dari berbagai daerah disekitar Lhokseumawe. Sedangkan harga kelapa yang dijual setelah dikuliti kepada konsumen adalah Rp 5.000 per buah, katanya.

Sedangkan untuk jenis kelapa tua untuk diambil saripati santannya juga tinggi permintaaanya. Menurut salah seorang pedagang kelapa tua yang engan disebut namanya, harga kelapa yang sudah diparut serta diperas santanya, per butirnya Rp 5.000.

Umumnya, kelapa ?kelapa yang dijual di Lhokseumawe, baik jenis kelapa muda maupun kelapa tua, didatangkan dari Aceh Utara dan daerah lain sekitarnya.

Sementara itu, menurut Petugas Informasi Pasar pada Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara Ida Ramadhani, beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa berdasarkan catatan pihaknya, untuk saat ini harga kelapa di Aceh Utara sedang melonjak tinggi.

Melonjaknya harga kelapa di Aceh Utara tersebut, dikarenakan tingginya permintaan menjelang bulan suci Ramadhan 1439 H. Dimana, harga kelapa bulat ukuran besar dipasar adalah Rp 4.000 per buah.

Tingginya harga kelapa tersebut, karena tingkat permintaan kelapa dengan berbagai jenis akan meningkat tajam pada bulan ramadhan nantinya. Baik kelapa tua maupun untuk kelapa muda.

“Untuk kelapa memang tinggi permintaannya pada bulan Ramadhan. Kebutuhan kelapa tua pada bulan Ramadhan lebih banyak bila dibandingkan pada hari-hari biasa dikarenakan banyak digunakan untuk bahan baku aneka kuliner dan lain sebagainya. Begitu juga dengan kelapa muda menjadi salah satu menu berbuka puasa,” ujarnya.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka banyak kelapa asal Aceh Utara, dipasok kesejumlah daerah lain disekitarnya. Seperti Kota Lhokseumawe, Bener Meriah dan Aceh Tengah dan berbagai daerah lainnya.

Sedangkan kawasan penghasil kelapa di Aceh Utara, banyak terdapat disejumlah kecamatan pesisir di Aceh Utara. Seperti, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Baktya dan kecamatan lainnya yang berada di wilayah pesisir, terang Ida Ramadhani. [Antara]

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Jaksa Penuntut Tumbang, Abi Hidayat Dinyatakan Bebas Oleh Hakim

Wali-news.com, Tapaktuan – Jaksa Penuntut Umu dibuat tidak