Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik, Pospera Aceh Laporkan Stafsus Menteri BUMN

Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik, Pospera Aceh Laporkan Stafsus Menteri BUMN

0

Wali-news, Banda Aceh- Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Provinsi Aceh melaporkan Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga ke Polda Aceh, Senin (16/11/2020)

Wakil Sekretaris Pospera Aceh, Al Farabi menyampaikan, pihaknya melaporkan Arya Sinulingga ke Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh atas dugaan pencemaran nama baik organisasi dan penyebaran berita bohong, Dengan nomor surat laporan, STTLP/299/XI/YAN.2.5./2020/SPKT.

Kronologi kasus tersebut, lanjut Farabi, berawal dari percakapan dalam group WhatsApp MEMBANGUN NEGERI yang didalamnya terdapat salah seorang Presidium Nasional PENA 98 yang juga pembina Pospera, Simson Simanjuntak.

Lebih lanjut, pada tanggal 5 November 2020 sekitar pukul 21.38 WIB Simson Simanjuntak mengirimkan link berita www.cnbcindonesia.com dengan judul “Pak Erick, Rugi PT Timah Q3 Naik 45 % jadi 255 M”.

Berdasarkan link tersebut, Arya Sinulingga mengomentari berita tersebut dengan menulis “Banyak perusahaan yang komisarisnya pospera selama 5 tahun pada rugi semua.. bikin pusing memang” tulis Arya Sinulingga dalam komentarnya di Group WhatsApp tersebut.

Padahal, PT Timah sebagaimana disebutkan dalam link berita tersebut tidak terdapat pengurus Pospera sebagai Komisaris didalamnya. Oleh sebab itu, Pospera Aceh merasa pernyataan Arya Sinulingga tersebut telah mencemarkan nama baik organisasi serta sangat tendensius dan hoax

“Kalimat Arya Sinulingga tersebut telah terbukti menyerang organisasi Pospera yang seolah-olah Posperalah yang menyebabkan kerugian pada beberapa BUMN yang komisarisnya terdapat orang-orang Pospera” Ujar Farabi.

Menurut Farabi, berdasarkan data dari tujuh nama komisaris BUMN yang berasal dari Pospera, perusahaan BUMN tersebut menunjukkan kinerja yang baik selama lima tahun jabatan mereka sebagai komisaris diberbagai perusahaan BUMN tersebut. Sehingga tidak tepat jika Arya Sinulingga menyebutkan bahwa terjadi kerugian pada perusahaan BUMN yang komisarisnya berasal dari Pospera.

Selain itu, salah satu pengurus DPP Pospera, Masyafur Rahman yang juga mantan Dewan Pengawas PERUM DAMRI telah meminta klarifikasi langsung kepada Arya Sinulingga atas pernyataan tersebut dan yang bersangkutan memberikan contoh perusahaan BUMN yang merugi tersebut adalah PERUM DAMRI

“Namun faktanya sejak tahun 2015-2019 Perum DAMRI justru mengalami keuntungan yang meningkat dari tahun ke tahun” Terang Farabi

Oleh karena itu, Pihaknya melaporkan Arya Sinulingga karena telah menyudutkan organisasi Pospera dengan menyebarkan berita bohong serta fitnah dan menyebabkan rusaknya nama baik Pospera serta rekan-rekan komisaris yang berasal dari Pospera atas dugaan pelanggaran Pasal 27 ayat (3) Jo. Pasal 45 ayat (3) Jo. Pasal 28 ayat (2) UU ITE serta Pasal 311 KHUP

“Atas tindakan saudara Arya Sinulingga tersebut maka kami telah melaporkan yang bersangkutan ke Polisi karena telah dirugikan dan dicemarkan nama baik organisasi kami” Tutup Farabi yang juga didampingi oleh pengurus Pospera Aceh. [MM]

Editor : Muzakkir

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BPKS dan Pemko Sabang Sepakat Tandatangani MoU Pengelolaan Pelabuhan Balohan

Wali-news.com, Sabang – Pemerintah Kota Sabang melakukan penandatanganan