Direktur LBH Bandar Lampung : Pembubaran FPI, Preseden Buruk Bagi Demokrasi

Direktur LBH Bandar Lampung : Pembubaran FPI, Preseden Buruk Bagi Demokrasi

0

wali-news.com, Bandar Lampung – Pelarangan terhadap Front Pembela Islam (FPI) jelas mencederai semangat demokrasi di Indonesia. Khusunya ruang berpendapat dan berekspresi bagi warga sipil akan terganggu.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Mulyawan mengatakan kebebasan berserikat dan berpendapat merupakan hak dasar dari warga negera, untuk itu pembubaran dan pelarangan FPI melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) sejumlah menteri harus dilihat sebagai tindakan yang berlebihan yabg berdampak terhadap ruang eksperi bagi warga sipil.

Meski demikian, Chandra menyebut YLBHI sempat mengkritik dan menyayangkan tindakan kekerasan yang kerap dilakukan oleh FPI dalam melakukan berbagai aksi unjuk rasa.

“Pada saat yang sama kami juga pernah mengkritik aksi aksi kekerasan yang dilakukan anggota FPI, namun kami juga mengkritik pemerintah saat tidak mampu menjamin suasana kamtibmas pada masyarakat,” kata Chandra saat dihubungi melalui telepon, Minggu (3/1/21).

Direktur LBH Bandarlampung itu juga menyayangkan langkah yang ditempuh pemerintah terkesan tanpa proses hukum yang jelas saat memutuskan untuk melarang kegiatan ormas FPI tersebut.

Menurutnya untuk memutuskan suatu ormas dianggap terlarang maka harus melewati proses yang adil, melalui pengadilan dan dibuka didepan publik.

“Ini jelas menjadi preseden buruk bagi masyarakat sipil dalam berserikat dan berpendapat,” tegasnya.

Untuk itu Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bersama dengan sejumlah organisasi pro demokrasi mengkritik langkah pemerintah tersebut.

Menurutnya, tuduhan bahwa ormas tertentu anti pancasila dan NKRI harus dibuktikan melalui prosedur hukum, dan proses tersebut tidak dijalankan oleh pemerintah.

“Karena kan pemerintah tidak bisa melawan dan membubarkan nilai dan fikiran, jika organisasinya dilarang penganutnya kan tetap ada,” terangnya. (Rifat)

Editor : Ikhsan

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

300 Pelajar Barsel Ikuti Vaksinasi Covid dari BINDA Kalteng

Wali-news.com. Ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten