Disdukcapil Aceh Barat, Siap Melayani Masyarakat Sampai Kedesa

Disdukcapil Aceh Barat, Siap Melayani Masyarakat Sampai Kedesa

0

wali-news.com, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Muhammad Yusuf terus melakukan berbagai upaya dan terobosan demi terciptanya pelayanan terbaik untuk warga Aceh Barat. Sabtu, (9/2/19).

Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat khususnya di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) siap melakukan jemput bola.

“Tentu apa yang kita rencanakan untuk mempermudah kebutuhan warga, inovasi yang dilakukan oleh Disdukcapil pada tahun 2018 di antaranya melakukam program Pelangi (Pelayanan langsung jadi) ke desa-desa, masyarakat uzur yang ada di gampong dan panti jompo serta menerima pelayanan di hari libur sabtu dan Minggu,” kata Kadisdukcapil Muhammad Yusuf.

Tercatat sejumlah gebrakan telah dilakukan, diantaranya melakukan program Pelayanan Langsung Jadi dengan mendatangi ke gampong-gampong dan juga kesekolah SMA/Sederajat, khusus untuk pelayanan hari libur kita buka jam 8.00 sampai jam 12.00, itu sudah di mulai sejak bulan Juli 2018. Ujarnya

Menurut Yusuf, hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan dalam rangka percepatan kepemilikan dokumen kependudukan (perekaman KTP Elektronik dan pembuatan akta kelahiran serta akta kematian).

Yusuf menjelaskan, dari data 31 desember 2018 jumlah perekaman E-KTP sebanyak 126.765 ribu, sedangkan jumlah percetakan sebanyak 121.486 ribu, dan jumlah cakupan akta kelahiran sebanyak 55.355 ribu jiwa.

“Untuk E-KTP yang surak pihaknya sudah melakukan pemusnahan sebanyak 6.312 ribu dengan cara di bakar, sedangkan jumlah keseluruhan masyarakat yang wajib mengunakan E-KTP sekitar 136.641 ribu jiwa, perekaman E-KTP sudah mencapai 92,77%,” terangnya.

Sejauh ini perekaman E-KTP tidak terkendala apapun, namun hanya saja tingkat kesadaran masyarakat masih kurang, terutama kalangan remaja pemilih pemula yang berumur 17 sampai 25 tahun.

“Ia berharap dengan inovasi tersebut, dapat melayani masyarakat secara utuh sehingga masyarakat yang belum memiliki E-KTP dapat tertangani dengan baik,” tutupnya, (Red).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Aceh Barat Gelar Upacara Kemerdekaan RI Di Mako Yonif 116 Garda Samudera

wali-news.com, Meulaboh – Upacara pengibaran bendera dalam rangka