Diskusi Publik “Kilas Balik Satu Tahun Zul-Rohmi” Yang Diselenggarakan Oleh M16

Diskusi Publik “Kilas Balik Satu Tahun Zul-Rohmi” Yang Diselenggarakan Oleh M16

0

wali-news.com, NTB – “Kilas Balik Satu Tahun Zul-Rohmi” merupakan tema yang diangkat oleh Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto dalam kegiatan diskusi publik yang digelar di De-Lima Cafe, Mataram, serta turut mengundang tokoh-tokoh penting, diantaranya Ruslan Turmuzy (DPRD dari fraksi PDIP), Wahidjan (Aktivis Prodem), Mori Hanafi (Wakil Ketua DPRD NTB), Gayev (Stafsus Gubernur NTB), Nurdin Ranggabarani (Politisi), dan Lalu Fahrurozi (Perwakilan Ombudsman), Kamis malam. (19/9)

Sambutan awal disampaikan oleh Bambang yang akrab disapa Didu itu ucapan terimakasih atas paket koran yang dikirimkan, isi koran memuat prestasi Zul-Rohmi dalam periode 1 tahun kerja. “Ada 200 eksemplar koran yang entah siapa pengirimnya, mungkin dapat dijadikan sebagai second opinion dalam diskusi malam ini.”, ucapnya.

Dalam diskusi malam itu turut hadir dari kalangan Politisi, Eksekutif, aktivis mahasiswa, pengacara, pemuda NW Anjani, jurnalis TV/ cetak dan online, serta tokoh masyarakat NTB. Diskusi dapat dinikmati oleh orang-orang yang berada di tempat tersebut, sembari ngopi dan nyemil yang sudah disiapkan untuk menemani diskusi malam itu.

Ada enam pemateri pada diskusi tersebut dan diawali oleh anggota DPRD NTB dari Fraksi PDIP, Ruslan Turmudzy. “hal yang harus dilakukan Gubernur NTB saat ini adalah percepatan pembangunan jalan dan utang pemerintah yang harus dibayar Rp58 miliar kepada pihak ketiga.”, kata Ruslan.

“Ada aspirasi masyarakat dalam bentuk hibah dan bansos yang sudah clear RP8,5 miliar tidak dilaksanakan.”, lanjutnya. Dia mengkritisi hal tersebut karena dengan nilai fantastis namun belum juga direalisasikan.

Yang menjadi konsen Pemerintah adalah mengelola TPS Regional bukan bank sampah. Bank sampah itu bukan tanggung jawab Provinsi, melainkan Kota dan Kabupaten.

Pemateri terakhir disampaikan oleh Perwakilan Ombudsman, Lalu Fahrurozi, dia mengatakan bahwa target ekonomi membaik Pemerintahan Zul-Rohmi tidak tercapai, serta terdapat pengurangan kinerja dibanding pemerintahan sebelumnya.

Banyak tanggapan dari peserta diskusi yang menyatakan bahwa Pemerintahan Zul-Rohmi gagal total.”Gubernur NTB gagal total memimpin NTB karena ditemukannya dugaan korupsi. Ada mahasiswa yang mencari ilmu di luar daerah namun tidak ingin kembali lagi ke NTB karena susahnya lapangan kerja.”, ucap Buchori Muslim, salah satu aktivis mahasiswa.

Diskusi berakhir pada pukul 00.00 Wita dilanjutkan sesi foto bersama dengan pemateri, didampingi oleh Direktur M16 selaku tuan rumah dalam diskusi tersebut.

(Ubay)

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BINDA SULSEL SIAPKAN RIBUAN DOSIS VAKSIN DOSIS 2

BANTAENG – Badan Intelijen Negara (BIN) Sulawesi selatan,