Ditengah Covid-19, Kodim 0101/BS dan Pemkab Aceh Besar Garap Ribuan Hektar Sawah Petani Gratis

Ditengah Covid-19, Kodim 0101/BS dan Pemkab Aceh Besar Garap Ribuan Hektar Sawah Petani Gratis

0

wali-news.com, Aceh Besar – Kodim 0101/BS bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengerahkan puluhan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) menggarap 5.500 Hektare lahan sawah mengawali Musim Tanam (MT) Gadu Tahun 2020.

Kegiatan diawali demontrasi oleh Bupati Mawardi Ali, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, S.I.P, Danlanud SIM Kolonel Pnb Hendro Arief serta Ketua Komisi II DPRK Muklisin. Mereka membajak sawah menggunakan traktor di Kawasan persawahan Gampong Bueng Pageu, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (29/04/2020) lalu.

“Untuk operasional Alsintan, kita berdayakan tenaga operator dari petani guna membantu perekonomian mereka ditengah Pandemi Corona,” kata
Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasanudin Lubis, S.I.P.

Dandim menuturkan, penggarapan dijadwalkan selesaikan dalam waktu 15 hari, sejak dimulai 29 April sampai 13 Mei 2020. Dengan turut melibatkan unsur Babinsa dan peralatan yang maksimal, dia yakin target menggarap 200 hektare sawah per-hari tercapai.

“Saya yakin, melihat kekuatan yang ada dalam waktu 15 hari lahan sawah bisa kita bajak seluruhnya” katanya.

Dandim berharap kegiatan ini dapat memperkuat ketahanan pangan di Aceh Besar selama pandemi Corona karena lumbung-lumbung di desa terisi.

“Mudah-mudahan ini cukup untuk ketahanan pangan. Jangan sampai nanti ketahanan pangan kita drop akibat wabah Covid-19 ini,” pungkas Dandim.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali mengatakan, pandemi Covid-19 ini, tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi juga sektor sosial dan ekonomi.

“Menyikapi kondisi saat ini, Kami berkomitmen mengolah sawah petani seluas 5.500 Hektare dengan pembajakan dan pembagian bibit secara gratis,” kata Mawardi Ali menimpali.

Menurut Mawardi, terjadi penambahan luas lahan sawah yang akan ditanami pada musim Gadu kali ini dari target seluas 3.124 Hektare. Penambahan dilakukan karena Bendungan Krueng Aceh dan Krueng Jreu, serta irigasi gampong, serta irigasi masyarakat, dinilai mampu menyuplai air ke areal sawah digarap nantinya.

“Kita lihat dari ketersediaan air, kemudian juga tadah hujan, maka jumlahnya bisa ditambah dari 3.124 menjadi 5.500. Mudah-mudahan ini bisa menambahkan hasilnya apalagi ditengah pandemi Covid-19,” imbuh Bupati.(Ril)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus