Ditiadakan, 4.187 Jemaah Haji Aceh Batal Berhaji 2020

Ditiadakan, 4.187 Jemaah Haji Aceh Batal Berhaji 2020

0
Ilustrasi. Jemaah Haji Aceh Tahun 1440 dari kelompok terbang (kloter) kloter 12 bersiap kembali ke Aceh. Photo: Kemenag Aceh

Wali-news, Banda Aceh – Keputusan Pemerintah membatalkan keberangkatan jemaah haji 2020 ke Arab Saudi, turut berdampak pada jemaah asal Aceh. Sebanyak 4.378 jemaah asal Aceh batal berangkat tahun ini atau Tahun 2020.

“Ada 4.187 jemaah haji asal Aceh yang tidak diberangkatkan tahun ini, sesuai keputusan pemerintah pusat,” Kata Samhudi, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Aceh, dalam keterangan resmi, Selasa (02/06/2020).

Menurut Samhudi jumlah tersebut merupakan total jemaah yang telah melunasi setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2020 dari seluruh total kuota haji Aceh sebesar 4.378 jemaah. Adapun sisannya atau 191 jemaah belum melunasi BPIH.

“Jemaah yang telah melunasi setoran BPIH akan menerima manfaat hasil pengelolaannya dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Manfaat pengelolaan BPIH ini akan diserahkan kepada jamaah secara penuh paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan jamaah haji kloter 1 pada musim haji 1442 H/ 2021 M mendatang,” ungkap Samhudi.

Namun kata Samhudi, jemaah yang membutuhkan uang, diperbolehkan mengambil dana tersebut dengan cara mengajukan permohonan pengembalian setoran BPIH secara tertulis kepada Kankemenag setempat bagi jamaah haji reguler. Sementara bagi jamaah haji khusus, pengajuan pengembalian BPIH diajukan ditempat mereka mendaftar.

“Jamaah haji yang telah melunasi BPIH tahun ini dan tidak menarik BPIHnya akan diberangkatkan tahun depan. Jika tahun depan terjadi kenaikan atau turun maka akan dilakukan penyesuaian.Kalau ongkos haji naik, maka jamaah cukup menambahkan kekurangan dan jika turun setoran jemaah akan dikembalikan sesuai kelebihannya,” kata Samhudi.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian berdasarkan manfaat pengelolaan BPIH jika terjadi kenaikan maupun penurunan ongkos naik haji. langkah itu merupakan keputusan terbaik yang telah diambil pemerintah sehingga masyarakat diminta bersabar.

Baca: Pandemi Corona, Pemerintah Tiadakan Keberangkatan Jemaah Haji 2020 ke Arab Saudi

“Masa tunggu haji kita selama ini 28 tahun, karena hari ini ditunda maka menjadi 29 tahun. Semoga ada hikmah di balik lamannya masa tunggu sehingga jemaah jauh lebih siap,” ujar Samhudi.

Samhudi menambahkan, pembatalan juga membuat PHU Kanwil Kemenag Aceh berencana mengembalikan seluruh paspor milik jemaah dan petugas haji daerah. Tak hanya itu, pembatalan juga membuat petugas haji daerah maupun pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji serta Umrah pada tahun penyelenggaraan haji tahun 1441 H dinyatakan batal.

“BPIH-nya juga dikembalikan pada penyelenggaraan haji tahun 1441 H. Untuk itu, Gubernur Aceh dan pihak KBIUH diminta mengusulkan kembali nama-nama petugas haji daerah untuk penyelenggaraan haji dan pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah tahun 1442 H,” tutup Samhudi (Win)

Editor: Arman

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Pemuda Kajhu Salurkan Bantuan Bagi Pengungsi Rohingya

Wali-News, Aceh Besar – Sejumlah perwakilan pemuda Gampong