Ditolak Warga, Personel Polresta Banda Aceh Makamkan Jenazah Pasien Covid-19

Ditolak Warga, Personel Polresta Banda Aceh Makamkan Jenazah Pasien Covid-19

0
Personel Polresta Banda Aceh mengenakan baju Hazmat memakamkan SU pasien Covid-19 yang meninggal di RSUZA Banda Aceh, Rabu (17/06/2020). Photo:Dok Humas Polresta Banda Aceh.

Wali-News, Banda Aceh – Seorang pasien Covid-19 berinisial SU (63 Tahun) terpaksa dimakamkan di Komplek Pemakaman Rumah Sakit Dokter Zainal Abidin, Banda Aceh di Gampong Lampeunurut, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (17/06/2020) kemarin.

Langkah tersebut dilakukan Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Aceh, setelah jenazah warga Binjai Sumatera Utara itu ditolak warga untuk dimakamkan di areal pemakaman milik Pemerintah Aceh di Gampong Data Makmur Kecamatan Blang Bintang Aceh Besar,

” SU meninggal Rabu sekitar pukul 12.00 WIB kemarin, setelah menjalani perawatan di RSUZA. Awalnya jenazah direncanakan akan dimakamkan di lahan pemakaman milik RSUZA di Gampong Data Makmur, Blang Bintang, tapi mendapat penolakan warga,” Kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto dalam siaran pers, Kamis (18/06/2020).

Personel Intelkam Polresta Banda Aceh menggali makam pasien Covid-19 di areal pemakaman milik RSUZA di Gampong Lampenerut, Aceh Besar, Rabu (17/06/2020). Photo: Dok Humas Polresta Banda Aceh.

Mendapat informasi penolakan kata Trisno, pihak RSUZA akhirnya berkordinasi dengan Kepolisian Kota Banda Aceh, sehingga jenazah disepakati di makamkan di areal pemakaman lama milik rumah sakit “plat merah” itu di Gampong Lampenerut. Dua personel Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) Polresta Banda Aceh turut serta dalam proses penggalian makam bersama petugas dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh dan Banda Aceh maupun Aceh Besar.

“Dari polresta ada Sat Intelkam dipimpin Kompol Hyrowo melakukan penggalian kubur dibantu Aipda Azhar dan Bripka Mursal, tentu sesuai standar kesehatan menggunakan APD. Sementara petugas dari RSUZA menurunkan peti dari mobil ambulance dan ikut mensalatkan jenazah,” Kata Kombes Trisno Riyanto.

Trisno menuturkan, sebelum menghembuskan nafas terakhir di Ruang RICU RSUZA, SU sempat menjalani perawatan di RS Pertamedika Banda Aceh. Dia kata Trisno dirujuk ke RSUZA pada Selasa malam sekira pukul 22.00 WIB, akibat kondisi yang terus melemah.

“Pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan memiliki riwayat perjalanan dari Binjai Sumut. Dia ke Aceh Besar untuk mengantar cucunya yang sudah satu bulan bersamanya. SU tiba di Aceh Jumat (12/6/2020) dan setibanya di Aceh Besar, yang bersangkutan mengeluhkan sakit sehingga dibawa keluarga ke Pertamedika hingga akhirnya meninggal di RSUZA,” Tutup Trisno. (Win)

Editor : Arman

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Cegah Penyebaran Covid-19, Jaksa Kejari Aceh Besar Turun ke Jalan

Wali-news, Aceh Besar – Sejumlah jaksa dari Kejaksaan