Elemen Masyarakat Sipil, Apresiasi Kinerja Kepolisian Aceh Barat

Elemen Masyarakat Sipil, Apresiasi Kinerja Kepolisian Aceh Barat

0

wali-news.com, Meulaboh – Sejumlah Elemen Sipil Aceh Barat, yakni LBH POS Meulaboh, GeRAK dan YARA mendukung sepenuhnya Kepolisian dalam penegakan hukum terkait kasus pemukulan terhadap warga Arongan oleh Pamtup Bupati Aceh Barat.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Aceh Barat, karena telah menetapkan (AD) Pamtup Bupati Aceh Barat sebagai tersangka, atas kasus dugaan penganiayaan terhadap warga Desa Arongan, Kecamatan Arongan,” Kata Supriadi (LBH POS Meulaboh) kepada wartawan saat konferensi pers di Sekber Aceh Barat. Sabtu, (9/3/19).

Kualisi elemen masyarakat sipil Aceh Barat, beejanji akan tetap konsisten dalam melakukan pengawasan terhadap kasus ini, karena menurutnya kasus tersebut prosesnya masih panjang. Ujar Puri.

Dalam hal ini, pihaknya juga meminta kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat, untuk berani menuntut tersangka yang berinisial AD tersebut, sehingga berkekuatan hukum tetap. Agar kasus yang serupa tidak terulang kembali.

Menurutnya kasus tersebut harus menjadi pelajaran atau contoh bagi penegak hukum yang lainnya, karena baru kali ini di Aceh Barat, aparat penegak hukum dijadikan sebagai tersangka dalam kasus penganiyaan, sebelumnya kasus yang sama juga pernah dilaporkan, tapi proses hukumnya tidak jalan.

“Maka karena hal tersebut, kami sangat mengapresiasi Kapolres Aceh Barat atas kinerjanya. Serta kami juga mendesak Kajari dan Pengadilan untuk memutuskan dengan segera supaya berkekuatan hukum tetap dan dapat menjadi efek dan pelajaran bagi oknum tersebut maupun masyarakat umum, karena setiap perlakuan melanggar hukum, maka harus di hukum agar keadilan dapat ditegakkan,” terangnya.

Sejauh ini kualisi Elemen Masyarakat Sipil sudah melakukan koordinasi dengan warga Arongan (korban) terkait tindaklanjut perkara atas laporan Camat dan pernyataan Bupati di media.

Disisi lain Hamdani mewakili YARA Aceh Barat, juga meminta kepada Bupati untuk segera menuntaskan dan menyelesaikan yang menjadi akar persoalan yakni, penuntasan status Gampong.

” Kita meminta kepada Bupati jangan selalu reaksioner dalam menanggapi permasalahan yang dilaporkan oleh masyarakat, tetapi pemerintah harus mampu memberikan solusi,” Cetusnya.

Seharusnya pemerintah harus mampu menjadi corong dalam setiap persoalan masyarakat, dengan melakukan musyawarah bukan langsung melaporkan warga. Karena bagaimanapun warga Arongan juga masyarakat Aceh Barat. Terangnya.

“Pihaknya sangat menyesalkan dengan sikap pemerintah, yang mana seharusnya pemerintah harus mampu mempersatu dan merangkul bersama, tapi yang terjadi malah warga terbelah dan bercerai berai,” ujar Hamdani

Sebenarnya pemerintah harus merespon dengan baik setiap persoalan di masyarakat, di selesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah jangan sampai jatuh keranah hukum maupun pidana.

“Kepada pemerintah pihaknya berharap untuk kedepannya setiap ada permasalahan di desa baik itu mengenai penggunaan anggaran dana desa maupun tampal batas, pemerintah harus menanggapi dengan baik karena itu merupakan aspirasi dari masyarakat,” tutupnya, (Red).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Aceh Barat Gelar Upacara Kemerdekaan RI Di Mako Yonif 116 Garda Samudera

wali-news.com, Meulaboh – Upacara pengibaran bendera dalam rangka