Fajri Mengundurkan Diri, Gubernur Aceh Tunjuk Erwin Ferdinansyah Sebagai Plt Kadisnakermobduk

Fajri Mengundurkan Diri, Gubernur Aceh Tunjuk Erwin Ferdinansyah Sebagai Plt Kadisnakermobduk

0

Wali-News.com, Banda Aceh – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menunjuk Erwin Ferdinansyah, sebagai Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh. Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan pimpinan di instansi tersebut, menyusul penguduran diri Ir Fajri.

Pada Selasa, (26/10/2021), dilaksanakan prosesi serah terima jabatan antara Ir Fajri kepada Erwin Ferdinasyah, di kantor Gubernur Aceh. Acara tersebut disaksikan oleh Asisten I Sekda Aceh, M Jafar, Asisten II Sekda Aceh Mawardi dan Asisten III Sekda Aceh, Iskandar.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan, pada 24 Oktober 2021 lalu Fajri menyampaikan surat pengunduran diri sebagai Kepala Disnakermobduk. Dalam surat tersebut, ia menyampaikan alasannya mengundurkan diri karena ingin fokus dalam hal penyelesaian proses hukum yang sedang dijalaninya.

“Sebelumnya pak Erwin Ferdinasyah merupakan Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinaskermobduk Aceh, penunjukan beliau tentunya tidak terlepas dari penilaian kinerja dan kapasitas selama ini, ” ujar pria yang akrab disapa MTA itu sebagaimana dikutip media ini dilaman Humas Aceh, Rabu (27/10/2021)

Muhammad MTA juga menyampaikan harapan Gubernur Aceh kepada pelaksana tugas Disnakermobduk. Orang nomor satu di Aceh itu berharap Erwin dapat fokus menjalankan tugas kedinasan secara baik dan maksimal. Ia berharap semua program di dinas tersebut dapat dijalankan sesuai target perencanaan. Selain itu, di akhir pergantian tahun ini gubernur juga mengharapkan semua program dapat terealisasi sepenuhnya.

“Secara khusus Pak Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada Pak Fajri atas dedikasi beliau selama ini dan proses hukum yang akan dihadapi beliau dapat berjalan lancar dan terpenuhi rasa keadilan,” kata MTA

Sebagaimana diketahui, Fajri ditetapkan sebagai salah satu tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh pada Jumat (22/10/2021) lalu atas kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan Gigieng di Kabupaten Pidie tahun 2018 pada Dinas PUPR Aceh dengan pagu anggaran untuk kegiatan lanjutan bersuber dari dana otsus kab/kota senilai Rp 2.1 Miliar. [*]

Editor : Muslim

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ikatan Alumni Abulyatama Peringati Maulid Nabi dengan Santuni Anak Yatim

Wali-News.com, Aceh Besar– Ikatan Alumni Abulyatama Aceh (IAA)