FOREDER Aceh : Desak Pemerintah Aceh Segera Alihkan DOKA Untuk Penanganan COVID19

FOREDER Aceh : Desak Pemerintah Aceh Segera Alihkan DOKA Untuk Penanganan COVID19

0

Walinews-Banda Aceh

Forum Relawan Demokrasi Jokowi Aceh (FORDER Aceh) mendesak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk mengalihkan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2020 untuk penanganan wabah Covid-19.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Dewan Pembina FOREDER Jokowi Aceh,Sayed Munawir,Senin (39/93) di Banda Aceh.

Menurutnya,dengan pengalihan dana DOKA ini sangat baik untuk situasi darurat saat ini,dana tersebut nantinya bisa kita priiritaskan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri APD maupun alat-alat kesehatan yang di butuhkan dalam penanganan corona virus.

Maupun untuk pemenuhan kebutuhan pokok bagi masyarakat dalam menghadapi karantina lokal terlebih bagi miskin dengan pendapatan rendah,
Maka foreder mendesak Plt Gubernur Aceh untuk dapat segera duduk bersama DPR Aceh guna melakukan pembahasan pengalihan Dana Otonomi Khusus Aceh ini agar bisa segera dapat terlaksana.Pinta Sayed

kami juga mengingatkan meskipun dalam kondisi darurat seperti ini, namun dalam setiap kebijakan tetap mengacu pada ketentuan undang-undang yang berlaku.

Kembali di tambahkan Sayed,Hampir tiap tahun dana otsus ini mengalami penambahan dari yang awalnya ‘hanya’ Rp 3,6 triliun pada tahun 2008, menjadi Rp 8,3 triliun pada tahun 2020.

Maka pemerintah Aceh, dapat membatalkan sejumlah kegiatan dan proyek-proyek yang tidak mendesak untuk dialokasikan anggarannya guna penanganan covid-19 ini. Dengan menyiapkan langkah-langkah strategis yang tepat

Kita berharap dan sekaligus mendesak segera dilakukan dengan menyiapkan dasar payung hukum pelaksanaan karena mengingat ini adalah uang negara yang nantinya harus bisa di petanggungjawabkan secara hukum pula.

maka oleh karenanya, sekali lagi kami mengingatkan agar Pemerintah Aceh dalam segera mengambil kebijakan terkait dengan masalah pengalihan Dana Otonomi Khusus Aceh ini.

Disamping itu, harapan kami juga agar Pemerintah Aceh yang tergabung dalam forkopimda untuk terus melakukan koordinasi secara inten termasuk juga dalam hal keamanan mengingat pasca diberlakukan nya jam malam,kami mengkwatirkan adanya eskalasi peningkatan tindak kriminalitas terutama dimalam hari yang sengaja di mamfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.Pesan Ketua Dewan Pembina Foreder Aceh di akhir siaran persnya.( CMA )

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antisipasi Covid-19,Objek Wisata Lebaran Aceh Selatan di Tutup

Wali-news.com,Aceh Selatan-Lebaran kali ini tidak seperti biasanya dirasakan