FOREDER Jokowi Aceh : Statement Jubir COVID19 Tentang Kuburan Massal Corban Corona Melukai Hati Rakyat

FOREDER Jokowi Aceh : Statement Jubir COVID19 Tentang Kuburan Massal Corban Corona Melukai Hati Rakyat

0

Walinews-Banda Aceh

Juru bicara COVID19 Pemerintahan Aceh,Saifullah Andul Gani atau kerap di sapa SAG tersebut,Sabtu (28/03) lalu,memberikan keterangan Pers kepada awak media,dalam siaran Pers tersebut beliau menyebutkan,Pemerintah Aceh akan menyiapkan kuburan Massal untuk korban Corona.

“Satu hal mungkin tidak menyenangkan, tapi saya ingin menyampaikannya, bahwa Pemerintah Aceh sedang menyiapkan tanah tanah untuk kuburan massal untuk korban virus Corona,” Sebut SAG dalam Live komperensi Pers dengan awak media.

Namun statement SAG tersebut mendapat respon yang luar biasa dari seluruh kalangan masyarakat,dan bahkan menjadi trending topik di media sosal Facebook Sabtu kemarin,dimana pernyataan pers SAG tersebut dinilai melukai hati masyarakat.

Salah satunya datang dari Ketua Pembina Forum Relawan Demokrasi Jokowi Aceh ( DPD FORDER Aceh ),Sayed Munawir,kepada wali-news.com,Mengatakan,

Menyikapi statement Jubir Gugus penanganan Covid-19 Aceh terkait pandemi Virus Corona yang mengatakan pengadaan tanah untuk kuburan massal untuk korban yang meninggal karena virus Covid ini,

maka dalam hal ini Foreder Aceh mengharapkan pemerintah Aceh untuk tidak gegabah dalam mengeluarkan statement-statement yang melukai hati rakyat, terlebih mereka dan keluarga korban Corona dengan perasaan sikhis sehingga membawa dapat sosial kedepan,maka kita meminta Pemerintah tidak membuat peryataan yang menimbulkan keresahan dan kepanikan ditengah-tengah masyarakat,

pemerintah diharapkan lebih hati-hati untuk mempublikasikan hal-hal tertentu ke media yang beritanya akan menjadi rujukan bagi publik di Aceh, hal ini perlu dilakukan supaya tidak menimbulkan permasalahan baru bagi masyarakat.

Kami juga berharap agar pemerintah tetap menjaga kode-kode etik yg sesuai dengan SOP penanganan Pandemi ini.

Lebih lanjut ungkap Sayed,kami menyarankan kepada pemerintah agar tidak semua langkah-langkah yang di ambil dalam penanganan covid-19 ini untuk dipublikasikan secara terbuka ke publik.

jika langkah tersebut memungkinkan terjadi kepanikan dan keresahan,sehingga akan menimbulkan masalah baru lagi.

hal ini penting mengingat pemerintah membutuhkan banyak energi untuk bekerja keras dalam menangani pandemi ini sehingga tidak terpecahnya konsentrasi penanganannya karena ada persoalan baru.

” Kita berharap juga supaya pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dan cepat dalam menghadapi perkembangan penyebaran virus covid-19 ini dengan tetap mengacu pada petunjuk Undang-undang dan melaksanakan seluruh arahan berdasarkan Standar SOP yang telah di buat oleh Presiden Jokowi.”Tutup Sayed berharap.

Selain ketua pembina FOREDER Jokowi Aceh,kritikan keras juga di sampaikan oleh beberapa aktivis wanita Aceh,Antaranya,Yulindawati,di Acun sosial Facebooknya,agar pemeritah Aceh tida membuat penyataan yang demikian.

Kita tetap menjaga perasaan para korban dengan mengeluarkan statement yang menggundahkan dan membuat kepanikan,ada baiknya saat ini kita lebih fokus terhadap penangann dan upaya untuk melengkapi sarana kesehatan yang memadai dalam antisipasi mewabahnya Corona di Aceh.

” Saat ini kita masih banyak memerlukan kelengkapan alat alat medis,ada biknya pemerintah lebih fokos terhadap hal itu daripada berbicara tentang menyiapkan kuburan massal,wuhan saja yang ribuan jatuh korban tidak berbicara kuburan massal malah mereka membangun rumah sakit sekala besar dengan daya tampung lebih banyak.”tutup yulinda.( CMA )

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Antisipasi Covid-19,Objek Wisata Lebaran Aceh Selatan di Tutup

Wali-news.com,Aceh Selatan-Lebaran kali ini tidak seperti biasanya dirasakan