GPI Muslimah Aceh dan PII Wati Aceh Akan Lakukan Aksi Damai, Tolak Perayaan Valentine Day

GPI Muslimah Aceh dan PII Wati Aceh Akan Lakukan Aksi Damai, Tolak Perayaan Valentine Day

0

wali-news.com, Banda Aceh – Gerakan Pemuda Islam (GPI) Muslimah Aceh dan Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati Aceh akan mengadakan Aksi damai menolak perayaan hari valentine

Koordinator Aksi hari Valentine Day, Uswatun Hasanah yang juga Sekretaris Umum PW PII Aceh mengatakan, Aksi ini dilaksanakan selama 2 hari. Hari pertama dilaksanakan di tanggal 13 februari di hari selasa sore seputaran lapangan Blang Padang dengan berorasi dan membagikan selebaran menolak hari valentine. Di hari kedua tanggal 14 februari hari rabu pagi melakukan aksi sosialisasi tentang perayaan hari valentine di SMPN 17 Kota Banda Aceh.

“Pelaksanaan sosialisasi tentang bahaya perayaan hari valentine yang dilakukan di SMPN 17 disampaikan oleh Yessi Evia Dewi adalah Ketua GPI Muslimah Aceh yang akan menyampaikan cerita asal usul mula valentine day dan apa sebenarnya valentine itu, dan beliau juga mengatakan akan memberikan pemahaman bagi pelajar dan kaum remaja tentang Islam melarang perayaan valentine day karena sangat bertentangan dengan nilai-nilai dan budaya Islam.” Ujar Uswatun Hasanah dalam siaran persnya, di Banda Aceh, Rabu (14/2).

Ia menambahkan target dari aksi ini adalah dititik beratkan kepada pelajar dan memberikan pemahaman kepada pelajar bahwa hari valentine itu bukan budaya Islam. Aksi ini mengangkat tema “Stop valentine…!!! PELAJAR CERDAS BERANI MENOLAK VALENTINE DAY” sesuai dengan hadist nabi Muhammad SAW “Barang siapa yang mengikuti suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka”(HR. Ahmad Abu Daud dan Ibnu Umar) dan tema kedua adalah “Valentine day hari Zinah berkedok hari kasih sayang” sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Isra ayat 32 “ Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

“Aksi GPI Muslimah dan PII Wati diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat umum khususnya kepada pelajar terhadap dampak negatif dari perayaan valentine day tersebut. bahaya dari perayaan hari valentine day tersebut dapat merusak aqidah dan moral generasi penerus bangsa.” tutup Uswatun.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus