Ini Tuntutan Masyarakat Gayo Dalam Aksi Damai Suara Gayo Untuk Palestina

Ini Tuntutan Masyarakat Gayo Dalam Aksi Damai Suara Gayo Untuk Palestina

0
Teatrikal dalam aksi damai Suara Gayo Untuk Palestina oleh sejumlah ormas dan organisasi mahasiswa Aceh Tengah dan Bener Meriah di Takengon, Jum'at (28/7). | wali-news.com/grn

wali-news.com, Takengon – Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi mahasiswa Kabupaen Aceh Tengah menggelar aksi damai bertajuk Suara Gayo Untuk Palestina hari ini, Jum’at (28/7). Aksi damai ini diikuti oleh ratusan orang diisi dengan orasi, aksi teatrikal, pembagian selebaran tuntutan aksi, dan long-march.

Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tengah, Ahlaz Zikri, SH, dalam orasi yang dilakukan secara bergantian menyatakan bahwa masyarakat Gayo menolak apa yang telah dilakukan oleh tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

“Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), menutup mata dengan apa yang terjadi di Palestina. Oleh karena itu, kami menghimbau agar seluruh negara Islam keluar dari PBB, dan mendesak KBRI yang ada di Yaman agar dibuka di palestina. Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Tengah memboikot produk-produk yang berasal maupun berhubungan dengan yahudi Israel,” katanya.

Orasi dilakukan secara bergantian oleh perwakilan ormas dan organisasi mahasiswa Kabupaten Aceh Tengah, di mana tuntutan dari aksi damai ini tercantum dalam selebaran yang dibagi-bagikan pada long-march. Adapun tuntutan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Kami atas nama masyarakat GAYO menyuarakan kecintaan kami kepada Masjid Al-Aqsa dan kecintaan kami kepada tanah dan bangsa Palestina sebagai bangsa yang merdeka, untuk itu kami disini berdiri dan bersuara bahwa:

  1. Kami masyarakat Gayo sebagai suku bangsa di Indonesia menyatakan sikap menolak penjajahan Israel terhadap Palestina sesuai dengan amanah konstitusi negara Republik Indonesia yaitu UUD 1945 yang berbunyi “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”
  2. Kami masyarakat Gayo menyatakan dukungan penuh atas kemerdekaan Palestina dan meminta kepada seluruh bangsa di dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam dan menolak segala aktivitas Israel di tanah Palestina dan masjid Al-Aqsa.
  3. Kami masyarakat Gayo meminta negara Republik Indonesia untuk bersikap tegas dan kongkrit terhadap aksi penjajahan Israel di Palestina, dan segera menempatkan kedutaan Indonesia di Palestina.
  4. Kami masyarakat Gayo menyerukan kepada seluruh ummat Islam bersatu melawan Israel dan berjuang bersama memerdekakan Palestina.
  5. Demi kemanusiaan kami masyarakat Gayo meminta dunia Internasional untuk memboikot hubungan diplomatik dengan Israel.

Tuntutan tersebut ditandatangani oleh sejumlah organisasi kemasyarakat dan organisasi mahasiswa Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, yaitu: KAMMI, HMI, GMNI, LDK SIMAHTUAH STAIN GPA, DEMA STAIN GPA, SEMA STAIN GPA, PII Takengon, ISPG, BEM STIKES YPNAD, KNRP Aceh Tengah dan Bener Meriah, LSK2P, ISNU Gayo, PMII, KNPI Bener Meriah, GMNI Bener Meriah, Gayo Bersatu, Remaja Masjid Agung Ruhama’ Takengon, Anak Mas Training Centre, KNPI Aceh Tengah, SAGI ONOM LOT KALA, GASAC, PEMA UGP, BEM STIKiP Muhammadiyah, HIMBI, dan FLP Aceh Tengah. (grn)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Cegah Penyebaran Covid-19, Jaksa Kejari Aceh Besar Turun ke Jalan

Wali-news, Aceh Besar – Sejumlah jaksa dari Kejaksaan