iPhone 7 Tahan Air? Tetap Jangan Nekat Tenggelamkan

iPhone 7 Tahan Air? Tetap Jangan Nekat Tenggelamkan

0

wali-news.com – Produk Apple terbaru yakni iPhone 7 dan iPhone 7 Plus sudah rilis diberbagai negara. Walaupun belum hadir secara resmi di Indonesia, produk besutan Steve Jobs ini sudah beredar di pasaran tanah air. Seperti yang diketahui, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus hadir dengan kemampuan kedap air dan kedap debu.

Kemampuan tersebut dibuktikan dengan adanya sertifikast IP67 yang tertanam dalam perangkat ini, artinya dua produk Apple ini mampu bertahan hidup ketika ditenggelamkan ke dakal air sedalam 1 meter selama 30 menit. Namun, meski dilengkapi kemampuan tersebut jangan terlalu banyak berharap.

Pasalnya, garansi dalam iPhone 7 dan iPhone 7 Plus tersebut menyebutkan bahwa perlindungan terhadap ‘percikan air dan debu’ tidak bersifat permanen, dan ketahanan tersebut bisa berkurang bila digunakan secara terus menerus.

Intinya, ketahanan terhadap air dan debu akan berkurang dan tidak menutup kemungkinan suatu saat akan hilang sama sekali. Selain itu, perangkat rusak gara – gara benda cair tidak termasuk dalam garansi. Kekuatan perangkat Apple terhadap air tampaknya masih diragukan terutama ketika sebuah perangkat tenggelam ke dalam air.

Intinya, tidak perlu berbuat hal ceroboh dengan membawa iPhone 7 atau iPhone 7 Plus untuk selfie di dalam air atau mengajaknya mandi bersama. Bila terjadi kerusakan, kamu sendiri yang akan rugi karena harus mengeluarkan ongkos servis

Sama seperti Apple Watch yang boleh digunakan saat hujan atau mencuci tangan tapi tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam air. Garansi seperti ini juga ditemukan pada Samsung Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge. Kedua perangkat tersebut tidak memiliki jaminan kerusakan yang diakibatkan oleh air atau benda cair lainnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Penderita Covid-19 Aceh : 1.408 Orang Sembuh dan 2.052 Orang dalam Perawatan

Wali-news, Banda Aceh—Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Aceh