Jumlah Dokter Ahli Ginjal di Aceh Masih Minim

Jumlah Dokter Ahli Ginjal di Aceh Masih Minim

0

wali-news.com, Banda Aceh – Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB PERNEFRI) kerjasama dengan bagian ilmu penyakit dalam divisi Ginjal Fakultas Kedokteran Unsyiah,  Mengadakan Pertemuan Ilmiah Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PIB PERNEFRI), di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Jumat(19/10).

Kegiatan acara ilmiah tersebut turut dihadiri oleh 864 dokter spesialis ginjal, 1000 perawat, dan 2000 mitra farmasi dari seluruh Indonesia, dengan mendatangkan pakar penyakit ginjal baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari luar negeri menghadirkan narasumber diantaranya seperti dr Alnn Parhanm dari Australia, dr Takashi Sato dari Jepang, dr Adrian Liew dari Singapura dan dr Lily Mushahar dari Malaysia, juga dihadiri oleh para dokter spesialis konsultan ginjal hipertensi, dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis lain, dokter umum, Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan paramedis dari seluruh Indonesia

Prof. Dr. dr. Maimun Syukri, SpPD, KGH FINASIM  saat ditemui media ini mengatakan, Pertemuan ilmiah ini merupakan kegiatan rutin tahunan, kebetulan tahun ini Aceh diberi kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan ini, kegiatan pertemuan ilmiah ini akan diisi dengan berbagai aktivitas ilmiah seperti kuliah pakar, simposium, forum nefrologi, pementasan makalah bebas oral/poster, workshop.

“Kegiatan Pertemuan Ilmiah ini diikuti Peserta dari para dokter dan perawat yang berkecimpung dalam pelayanan penyakit Ginjal.  serta mitra farmasi dan perusahaan alat-alat kesehatan yang selama ini berkecimpung di bidang Nefrologi. Dan tidak juga ketinggalan Ladies Program juga menjadi bagian dalam kegiatan ini.” Ujar Dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah ini.

Pada kegiatan pertemuan ilmiah paramedis ini lebih difokuskan pada yang berkecimpung dalam bidang ginjal, layanan hipertensi serta dialisis, kita mengharapkan dari kegiatan ini bisa sharing dan mendapatkan pengalaman dari pakar bidangnya masing-masing.

Dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan para peserta yang mengikuti mendapatkan pengetahuan dalam mendiagnosis dan menangani pasien dengan kasus Ginjal Hipertensi sesuai protokol terkini dan mendapatkan peningkatan kemampuan serta kemandirian dalam mengatasi kasus Ginjal hipertensi dengan tepat.

“Kita berharap semoga hasil dari kegiatan ini kedepannya jumlah tenaga kesehatan ginjal bisa makin meningkat di Aceh, sebab cuma tiga orang ahli ginjal dari total 5,2 juta penduduk di Aceh. Ini sungguh minim untuk menangani orang yang cuci darah, semoga kedepan dengan bertambahnya orang ahli ginjal bisa mengurangi kendala yang saat ini pasien sering keluar provinsi untuk berobat.”tutupnya.(fan)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus