Kadis DKP Aceh Lepas Pengiriman 26 Ton Ikan oleh DSH

Kadis DKP Aceh Lepas Pengiriman 26 Ton Ikan oleh DSH

0

Wali-News.com, Banda Aceh – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Aliman, S, Pi, M, Si melepas pengiriman ikan 26 ton ikan yang diberangkatkan dari Gudang Beku Teringritas (Cold Storage) Pelabuhan Perikanan Samudra Kutaraja Banda Aceh, pada Selasa, (14/09/2021).

Pengiriman ikan sebanyak 26 ton tersebut dilakukan oleh perusahaan Doa Sibuah Hati (DSH) yang di berangkatkan dari PPS Kuta Raja Banda Aceh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia

DSH merupakan perusahaan yang mendapatkan pendampingan dari Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) hingga mendapat pendanaan pinjaman modal usaha sebesar Rp 1,5 Milyar

Direktur DSH Erli Wadi menyebutkan, hasil perikanan yang kirim merupakan hasil tangkapan para nelayan Aceh yang ditampung, selanjutnya dikirim ke beberapa daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap ikan.

“Semua hasil yang ditampung di Cold Storage (Gudang Beku) di Pelabuhan Perikanan Samudra Kutaraja Lampulo Banda Aceh dengan harga yang lebih tinggi, sehingga para nelayan lebih diuntungkan dari sisi harga,” terangnya.

Sejak beroperasi dari bulan Juni di PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh, pihaknya telah menampung hasil-hasil tangkapan dari nelayan Aceh, untuk selanjutnya dibekukan dan dikirim daerah-daerah yang kekurangan pasok ikan.

Sementara itu, kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Aliman, S,Pi, M,Si, saat meninjau proses pemuatan ikan-ikan beku ke dalam container menyembutkan, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh selalu mendorong para kalangan swasta untuk berinvastasi di PPS Lampulo Kutaraja Banda Aceh, guna meningkatkan nilai tambah para nelayan.

“Akhir-akhir ini terjadi peningkatan produksi hasil perikanan, dengan meningkatnya hasil produksi dari para nelayan, tentu dapat meningkatkan nilai tambah bagi nelayan dengan adanya pihak swasta yang berinvestasi,” kata Aliman.

Selain itu, lanjutnya, hasil perikanan Aceh memiliki kualitas bagus untuk di ekspor ke berbagai Negara, selain kebutuhan pasar-pasar dalam negeri.

“Selama ini sudah banyak perusahan-perusahan yang melakukan aktivitas ekspor hasil perikanan ke berbagai tujuan, baik dalam bentuk produk segar (fresh product) dan produk beku (frozen product),” lanjutnya.

“Hasil perikanan kita cukup baik prospeknya untuk di ekspor, dan ketersedian bahan baku selalu mencukupi, maka dengan adanya pihak swasta yang berinvastasi di PPS sangat kita dukung demi meningkatkan nilai tambah terhadap hasil tangkapan nelayan,” tambah Aliman.

Lebih lanjut, Aliman juga menerangkan, dengan adanya pihak swasta yang berinvestasi di kawasan PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh, juga ikut medongkrak sektor lain, baik itu dari tenaga kerja, penyedia jasa, dan pelaku usaha lain yang memiliki peran masing-masing sektor. Demikian ungkapnya,(Red)

Editor : Muslim

Tonton videonya di Instagram (klik link) dan Facebook (klik link)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Unaya, UPM Malaysia dan Sejumlah Universitas di Indonesia Laksanakan Seminar Serantau Seri 2

Wali-News.com, Aceh Besar– Universitas Abulyatama (Unaya) berkolaborasi dengan