Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyeludupan 6 Milyar Rokok Ilegal di Perairan Aceh

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyeludupan 6 Milyar Rokok Ilegal di Perairan Aceh

0

Wali-news.com, Lhokseumawe – Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh bersama dengan Bareskrim Polri, Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, Bea Cukai Lhokseumawe serta Satuan Tugas Kapal Patroli BC 30004 bersama Polairud Polda Aceh, Jumat (21/01/22) berhasil menggagalkan rokok ilegal sebanyak 3.300.000 (tiga juta tiga ratus ribu).

Rokok merek “Nikken” dengan bungkus warna putih itu ditaksir merugikan negara senilai Rp 6.615.500.000 (enam milyar enam ratus lima belas juta lima ratus ribu rupiah), selaian taksiran kerugian negara dari Cukai dan Pajak Rokok sebesar Rp 3.514.500.000 (tiga milyar lima ratus empat belas juta lima ratus ribu rupiah).

Keberhasilan penindakan rokok ilegal ini bermula atas informasi yang disampaikan ke Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh bahwa akan ada sarana pengangkut laut (kapal nelayan) bermuatan rokok ilegal dari luar Indonesia menuju Aceh. Selanjutnya, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh bersama dengan Bareskrim Polri, Bea Cukai Lhokseumawe dan Satuan Tugas Kapal Patroli BC 30004 didukung Dit Polairud Polda Aceh menindaklanjuti dengan melakukan patroli darat serta patroli laut. Dari informasi yang didapat bahwa kapal tersebut akan menuju pesisir wilayah Kuala Cangkoi, Kabupaten Aceh Utara. Selasa (11/01) sekitar pukul 03.00 WIB, Satuan Tugas Kapal Patroli BC 30004 mencurigai sebuah kapal nelayan yang bergerak menuju pesisir wilayah Kuala Cangkoi. Selanjutnya Satuan Tugas Kapal Patroli BC 30004 melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut. Diketahui bahwa kapal tersebut membawa muatan rokok ilegal jenis sigaret putih mesin (SPM) dengan merek “Nikken” dengan bungkus berwarna putih. Selanjutnya petugas mengamankan 3 (tiga) orang tersangka beserta barang bukti kapal beserta muatannya menuju Kantor Bea Cukai Lhokseumawe untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selanjutnya terhadap kasus tersebut dilakukan Penyidikan oleh Kanwil BC Aceh, dan telah menahan 3 orang tersangka yaitu R,SB dan S dengan pasal yang disangkakan pasal 56 UUNo.39 Tahun 2007 jo UU No.11 tahun 1995 tentang Cukai, dengan ancaman

pidana penjara 1-5 tahun dan Denda 2 sampai 10 kali Nilai Cukai.Jika masyarakat mengetahui praktik peredaran rokok ilegal, yaitu tanpa dilekati pitacukai, dilekati pita cukai palsu atau bekas pakai, dapat menginformasikannya melalui Kanwil Bea Cukai Aceh di nomor (0651) 35800, surat elektronik di kwbcnad@customs.go.id, atau media sosial @BCkanwilAceh (twitter, fanpage facebook, instagram, dan youtube) serta melalui 5 (lima) KPPBC yang tersebar di Provinsi Aceh.(*)

Editor : Abdar

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sekjed PPP ke Aceh, Selain Menyambangi Ulama, Gus Arwani Juga Berziarah ke Makam Abu Krueng Kalee

Wali-news.com, Banda Aceh – Sekjend DPP Partai Persatuan