Kasus Narkoba, Satu Orang Anggota DPRD Kota Makassar Periode 2019-2024 Batal Dilantik

Kasus Narkoba, Satu Orang Anggota DPRD Kota Makassar Periode 2019-2024 Batal Dilantik

0
Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar periode 2019 – 2024

Wali-news.com, Makassar – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar periode 2019 – 2024 telah berlangsung dalam sidang  paripurna istimewa DPRD Kota Makassar di Gedung DPRD Kota Makassar, pada Senin (09/09/2019).

Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin oleh ketua Pengadilan Negeri Makassar Tito Suhad, disaksikan PJ Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb beserta Ketua DPRD Makassar periode 2014 – 2019 Farouk M Betta.

Namun, hanya 49 dari 50 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar periode 2019 – 2024 yang hadir dan mengucapkan sumpah jabatan.

Satu orang anggota yang batal dilantik adalah Rahmat Taqwa Quraisy yang saat ini sedang ditahan oleh polisi lantaran terlibat kasus narkotika beberapa waktu lalu.

Meskipun demikian, nama Rahmat tetap dibacakan sesuai dengan penetapan KPU Kota Makassar, sehingga Rahmat tetap dapat menjadi Anggota DPRD Kota Makassar hanya saja belum sah karena belum mengucapkan sumpah.

Berikut merupakan nama-nama 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar periode 2019 – 2024 yang dibacakan sesuai dengan penetapan KPU Kota Makassar, antara lain:

1.  Irwan Djafar (Nasdem)

2.  H. Zaenal Dg Beta (PAN)

3.  Erick Horas (Gerindra)

4.  Fasruddin Rusli (PPP)

5.  Fatma Wahyudin (Demokrat)

6.  Wahab Tahir (Golkar)

7.  Pahlevi (Gerindra)

8.  William (PDIP)

9.  M. Yunus (Hanura)

10.  Mario David (Nasdem)

11.  Abdi Asmara (Demokrat)

12.  Sangkala Sadiko (PAN)

13.  Abdul Wahid (PPP)

14.  Supratman (Nasdem)

15.  Mesakh R Rantepadang (PDIP)

16.  Abdul Aziz Namu (PPP)

17.  Hamzah Hamid (PAN)

18.  Adi Rasyid Ali (Demokrat)

19.  H. Hasanuddin Leo (PAN)

20.  Yeni Rahman (PKS)

21.  Rudianto Lallo (Nasdem)

22. Andi Suhada Sappaile (PDIP)

23. Rezki (Demokrat)

24. Muchlis Misbah (Hanura)

25. Anwar Faruq (PKS)

26. Ray Suryadi Arsyad (Demokrat)

27. Apiaty Amin Syam (Golkar)

28. Sahruddin Said (PAN)

29. Andi Astiah (PKS)

30. M. Yahya (Nasdem)

31. Galmerrya Kondorura (PDIP)

32. Al Hidayat Samsu (PDIP)

33. Andi Hadi Ibrahim (PKS)

34. Andi Suharmika (Golkar)

35. Nunung Dasniar (Gerindra)

36. Syamsuddin Raga (Perindo)

37. Nurhaldin Halid (Golkar)

38. Kasrudi (Gerindra)

39. Azwar (PKS)

40. Muh. Nasir Rurung (Berkarya)

41. Imam Muzakkar (PKB)

42. Arifin Dg. Kulle (Demokrat)

43. Budi Hastuti (Gerindra)

44. Irmawati Sila (Hanura)

45. Hj. Muliati (PPP)

46. Anton Paul Goni (PDIP)

47. Ari Ashari Ilham (Nasdem)

48. Nurul Hidayat (Golkar)

49. Kartini (Perindo)

50. Rahmat Taqwa Quraisy (PPP)

(Tiara Ayu)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Menjaga Kondusifitas Daerah Pasca Pemilu 2019 dalam Bingkai Kebhinekaan

wali-news.com, Bandar Lampung – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor