Kembalikan Kejayaan Lada Babel, SRC Siap Bantu Pemda

Kembalikan Kejayaan Lada Babel, SRC Siap Bantu Pemda

0
Kembalikan Kejayaan Lada Babel, SRC Siap Bantu Pemda

Sampoerna Retail Community (SRC) salah satu komunitas pedagang toko kelontong (retaile) terbesar di Indonesia, khususnya di Prov. Kep. Bangka Belitung (Babel), “diminta” untuk ikut serta bersama-sama dengan pemerintah daerah mengembalikan kejayaan komoditas lada asal daerah tersebut. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat silaturrahmi antara pengurus SRC Babel dengan Gubernur Babel di Rumah Dinas Gubernur, Sabtu (16/11) 2019.

“Kami diminta oleh Pak Gubernur untuk ikut memasarkan produk lada asli Babel di seluruh jaringan toko yang tergabung dalam komunitas SRC. Upaya tersebut kami harap dapat membantu pemerintah daerah untuk mengembalikan kejayaan lada asal Babel”. tutur Pembina SRC Babel Jimmy.

Harapan Gubernur Babel terhadap SRC dinilai wajar, mengingat komunitas tersebut memiliki jaringan yang tersebar luas di seluruh Indonesia.

“Komunitas kami tersebar di seluruh Indonesia, dengan jumlah toko yang ikut bergabung dalam SRC mencapai lebih dari 100 ribu toko, Di Babel sendiri, jumlah toko yang ikut tergabung dalam SRC Babel mencapai lebih 350 toko, yang tersebar hingga ke pelosok Pulau Bangka dan Belitung”, tambah Jimmy.

SRC sendiri merupakan komunitas toko kelontong (retaile) yang dibina oleh PT. HM Sampoerna.
Dalam kesehariannya, team pengurus SRC memberikan jasa konsultasi kepada para pengusaha toko kelontong agar dapat meningkatkan hasil penjualan/omzet terhadap semua produk jual yang ada ditoko SRC,
SRC (Sampoerna Retaile Community) juga mempunyai paguyuban dimasing-masing kabupaten yang rutin melaksanakan pertemuan sebulan sekali sebagai media untuk bertukar pikiran antar sesama pelaku usaha kelontong. (Jw)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Konsep Sertifikasi Pra Nikah Belum Jelas, MUI Babel Belum Bersikap

Pangkalpinang – Polemik wacana sertifikasi dan kelas pranikah