Lagi, Ratusan Mahasiswa Lampung Turun Aksi Damai Menolak UU Cipta Kerja

Lagi, Ratusan Mahasiswa Lampung Turun Aksi Damai Menolak UU Cipta Kerja

0

wali-news.com, Bandar Lampung – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lampung Bergerak, kembali turun ke Tugu Adipura untuk melakukan aksi damai dalam menolak pengesahan UU Cipta Kerja (14/10/20).

Aliansi Mahasiswa Lampung Bergerak terdiri dari gabungan seluruh BEM se-Provinsi Lampung, seperti BEM U KBM Unila, DEMA UIN RIL, BEM FH UBL, BEM KM Itera, BEM KM Poltekkes TJ Karang, DEMA IAIN Metro, BEM UM Pringsewu, BEM STKIP, BEM Malahayati, BEM UML, BEM IIB Darmajaya, dan BEM Saburai.

“Kami mengecam tindakan Refresif Aparat Kepolisian pada Aksi tanggal 07 Oktober 2020 lalu di Gedung DPRD Prov Lampung yang mengakibatkan banyaknya jatuh korban dari pihak Mahasiswa, serta peristiwa itu menjadi satu-satunya aksi di Lampung sepanjang tahun 2020 yang dinodai dengan kericuhan dan berbagai tindakan represif lainnya”, ujar Presiden BEM Unila, Irfan Fauzi Rachman

Irfan menjelaskan bahwa pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada 05 Oktober 2020 telah mengobarkan semangat perjuangan untuk melantangkan suara bahwa hari ini Pemerintah tidak berada di atas kebenaran dan keadilan. Mahasiswa Lampung Hari ini bersatu padu melakukan gerakan yang sudah di mulai dari awal tahun yakni Maret 2020. Di mulai dengan Diskusi, Pakta Integritas, Aksi penolakan yang di lakukan pada bulan Maret, Juli dan September.

Aksi damai BEM Se-Lampung dilakukan untuk menunjukan bukti bahwa mahasiswa tidak pernah mendalangi terjadinya aksi ricuh di Kantor DPRD Provinsi Lampung tanggal 7 Oktober 2020 kemarin.

“Aksi damai tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja hari ini merupakan bukti bahwa Mahasiswa tidak mendalangi kerusuhan aksi Aliansi Mahasiswa Lampung Memanggil”, tegas Irfan.

Penandatanganan Piagam Tugu Adipura Antara Aliansi Mahasiswa Lampung Bergerak dengan TNI-Polri Bandar Lampung

Ditengah aksi, Aliansi Mahasiswa Lampung Bergerak mengajak Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Yan Budi Jaya dan Dandim 0410/KBL, Romas Herlandes untuk menandatangani “Piagam Tugu Adipura” pakta integritas, yang berbunyi :

Pertama, bersepakat memelihara persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia

Kedua, seluruh elemen mahasiswa sepakat untuk tidak anarkis dalam melaksanakan aksi masa

Ketiga, seluruh aparat kepolisian sepakat untuk tidak represif pada segala bentuk gerakan mahasiswa terutama aksi masa

Keempat, seluruh aparat kepolisian sepakat untuk menjamin keamanan dan ketertiban seluruh demonstra

Kelima, menjaga keamanan, ketertiban, dan menjamin ruang berekspresi sesuai yang termaksud dalam undang-undang dasar negara NKRI 1945.

Editor : Ikhsan

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Panggung Rakyat Sindiran Untuk Penguasa

Wali-news.com, Bandar Lampung – Ditengah ricuhnya perlawanan rakyat