Mahasiswa FDIK UIN Raden Intan Tolak Fildtrip

Mahasiswa FDIK UIN Raden Intan Tolak Fildtrip

0

wali-news.com, Bandar Lampung – Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) mendatangi gedung dekanat Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, kedatangan mereka yakni ingin bertemu dengan Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Yakni Prof. Dr. H. Khomsahrial Romli, M.Si terkait solusi Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau fildtrip, namun kedatangan mereka sia-sia lantaran tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, karena Dekan tidak ada di tempat. Selasa(8/10)

Mahasiswa FDIK berinisial SP mengatakan kedatangan mereka hari ini, karena tidak ada kepastian hukum atau pernyataan sikap dari pimpinan dekanat, bahwa Field Trip tersebut tidak di bebani SKS atau hukum nya tidak wajib.

“Kami ingin mintak kepastian dari pak dekan, mengingat bahwa sudah ada surat ederan yang di turunkan oleh rektor, kepada seluruh dekan-dekan di masing-masing fakultas, perihal Field Trip,”.

Dalam surat edaran tersebut, yang di keluarkan oleh rektor, berbunyi :

1. bahwa PKL/PPL dalam kurikulum di maksud sebagai kegiatan praktikum atau magang, yang biayanya di bebankan kepada UKT, Kegiatan PKL/PPL di rumuskan atau di program melalui usulan RKT pada masing-masing fakultas.

2. Untuk menghindari hal yang tidak di inginkan kegiatan yang berbentuk Field Trip/Studi banding/Studi Tour, atau apapun nama nya keluar dari daerah sementara tidak di perkenankan, sebelum ada ketentuan dari rektor.

Dan diketahui bahwa untuk di fakultas dakwah sendiri, hari ini dekan sudah mengeluarkan surat edaran bahwa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) tidak akan Field Trip namun para mahasiswa akan melaksakan magang, namun itu baru satu jurusan, untuk tiga jurusan lainnya belum, seperti Bimbingan Konseling Islam (BKI), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Dan Manajemen Dakwah (MD).

“Dsini kami juga mihat bahwa ada nya komunikasi yang tidak baik dan putusnya jalur koordinasi antar pimpinan dan bawahan, seperti ada indikasi bahwa intruksi yang sampaikan oleh rektor seperti tidak di indahkan oleh pimpinan dekanat”, tambahnya.

“Salain itu, beberapa ada juga kepala jurusan yang mengatakan jika magang semua, pihak kampus belum ada jalinan kerjasama untuk tempat-tempat magang bagi mahasiswa, alasannnya karena jumlah mahasiswa yang sangat banyak,” Terang SP.

Sementara itu, mahasiswa meminta kepada pimpinan dekanat untuk tidak mewajibkan mahasiswa dari masing-masing jurusan untuk mengikuti agenda Field Trip tersebut, Karena agenda fildtrip tidak memberikan pendidikan yang memadai sebagaimana yang diharapkan oleh mahasiswa perjurusan. Mahasiswa juga menekankan agar fildtrip tidak dibebankan dalam SKS.

(Albet Apriansah)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Refleksi Akhir Tahun, DPRD Kota Makassar Gelar Diskusi Publik Masalah Aktual Kemasyarakatan

wali-news.com, Makassar – Sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan di