Mahasiswa Unpatti : #SaveSenatUnpatti

Mahasiswa Unpatti : #SaveSenatUnpatti

0

 

wali-news.com, Ambon – “Kami Mahasiswa beralasan saat ini kondisi pemerintahan dalam masa transisi sehingga Menteri Ristek Dikti tidak memiliki hak penuh untuk menentukan keterpilihan Rektor Unpatti periode 2020-2024, dan kami menolak 35 % suara menteri yang lama. Kami merasa ada kejanggalan percepatan proses pemilihan dari yang sebelumnya ditetapkan tanggal 30 Oktober 2019, namun dimajukan hari ini tanpa diputuskan dalam Rapat Senat. Ketua Senat dan panitia pemilihan tidak punya dasar untuk menerbitkan surat undangan pemilihan karena harus melalui persetujuan Senat,” ucap Simon Batmomolin dalam orasinya saat demo di Kampus Unpatti pagi ini.

Aksi demonstrasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa Unpatti sebagai bentuk keresahan dan tidak menerima adanya pemilihan Rektor unpatti yang dinilai melanggar kesepakatan bersama. Mahasiswa beralasan saat ini kondisi pemerintahan dalam masa transisi sehingga Menteri Ristek Dikti tidak memiliki hak penuh untuk menentukan keterpilihan Rektor Unpatti periode 2020-2024, dan mereka menolak 35 % suara menteri yang lama. Mereka merasa ada kejanggalan percepatan proses pemilihan dari yang sebelumnya ditetapkan tanggal 30 Oktober 2019, namun dimajukan hari ini tanpa diputuskan dalam Rapat Senat. Ketua Senat dan panitia pemilihan tidak punya dasar untuk menerbitkan surat undangan pemilihan karena harus melalui persetujuan Senat. Pemilihan Rektor Unpatti bisa dimajukan atau dimundurkan sesuai kesepakatan bersama dan juga harus ada pertimbangan bersama. Kemudian pihaknya berharap agar pemilihan rektor hari ini ditunda sampai tanggal 30 oktober 2019 sesuai kesepakatan senat.

(SSDF)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BINDA SULSEL SIAPKAN RIBUAN DOSIS VAKSIN DOSIS 2

BANTAENG – Badan Intelijen Negara (BIN) Sulawesi selatan,