Manfaat RUU Cipta Kerja Bagi Kemajuan Ekonomi Masyarakat

Manfaat RUU Cipta Kerja Bagi Kemajuan Ekonomi Masyarakat

1

Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja merupakan RUU usulan Presiden Jokowi dan masuk sebagai RUU Prioritas Tahun 2020 dalam Program Legislasi Nasional Tahun 2020. Banyak pihak yang menilai bahwa pengesahan RUU ini terkesan terburu-buru dan dipaksakan, terlebih saat ini publik sedang dihadapkan oleh permasalahan global yang sangat serius, yakni Pandemi Covid – 19. Saat pengesahannya, RUU Cipta Kerja didukung oleh seluruh partai pendukung koalisi pemerintah. Sedangkan, dua fraksi menyatakan menolak RUU menjadi UU Cipta Kerja ini yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat. Selain itu, pengesahan RUU ini juga menimbulkan kontra dan penolakan dari berbagai elemen masyakat, sehingga menimbulkan aksi unjuk rasa berkepanjangan yang diikuti oleh ribuan massa di beberapa daerah.

Namun, apabila naskah atau manuskrip dari RUU Cipta Kerja tersebut dibaca, diteliti dan ditelaah, tidak ada pasal maupun aturan yang dinilai mempersulit ataupun menyesengsarakan buruh atau masyarakat. Justru, isi dari naskah tersebut sangat banyak pasal yang menguntungkan bagi masyarakat, Pemerintah dan pendapatan Negara. Banyak halaman dan tebalnya naskah RUU Cipta Kerja mungkin menjadi salah satu alasan mengapa belum banyak masyarakat yang memahami maksud dan tujuan RUU Cipta Kerja tersebut disahkan.

Apabila diteliti lebih lanjut, RUU Cipta Kerja memiliki 3 manfaat besar bagi seluruh rakyat Indonesia saat ini, seperti berikut:

  1. Membuka Lapangan Kerja

Presiden Jokowi menyebutkan, UU Cipta Kerja akan mendorong tumbuhnya investasi yang masuk ke Indonesia sehingga akan lebih banyak lapangan kerja yang tersedia, terutama di masa pandemi Covid-19. Setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru, anak muda yang masuk ke pasar kerja. Sehingga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat sangat mendesak, apalagi di tengah pandemi terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak Covid-19. Oleh karena itu, RUU Cipta Kerja bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya nya bagi para pencari kerja dan pengangguran. Pemerintah berkeyakinan melalui UU Cipta Kerja, jutaan pekerja dapat memperbaiki kehidupannya dan juga penghidupan bagi keluarga.

  1. Kemudahan Membuka Usaha

Selama ini banyak pelaku usaha baru kesulitan untuk mendirikan usaha yang berbadan hukum, baik PT sampai koperasi, karenanya banyaknya perizinan yang harus dipenuhi. Dengan RUU Cipta Kerja akan memudahkan masyarakat khususnya usaha mikro kecil untuk membuka usaha baru, regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit dipangkas, perizinan usaha untuk usaha mikro kecil tidak diperlukan lagi hanya pendaftaran saja, sangat simpel. Pembentukan PT atau perseroan terbatas juga dipermudah tidak ada lagi pembatasan modal minimum, pembentukan koperasi juga dipermudah jumlahnya 9 orang saja. Koperasi sudah bisa dibentuk.

  1. Memberantas Pungutan Liar

UU Cipta Kerja akan mendorong pemangkasan jumlah perizinan. Selain itu, proses perizinan juga dioptimalkan dengan menggunakan online tanpa tatap muka. UU Cipta Kerja mendukung upaya pemberantasan korupsi. Ini jelas karena dengan menyederhanakan, dengan memotong, dengan mengintegrasikan sistem perizinan secara elektronik maka pungutan liar, pungli, dapat dihilangkan.

Melihat 3 keuntungan besar tersebut, seharusnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia akan jauh lebih baik dan maju dengan adanya RUU Cipta Kerja. Karena dalam rancangan UU tersebut, dipenuhi oleh aturan yang membuat roda ekonomi berputar dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Facebook Comments

1 Comment

  1. Ali

    betul sekali min…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Gubernur Arinal Ikuti Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 secara Virtual

wali-news.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi