Mapolsek Baitussalam Temukan 7 Mobil Tak “Bertuan”

Mapolsek Baitussalam Temukan 7 Mobil Tak “Bertuan”

0

Wali-news, Aceh Besar – 7 unit mobil ditemukan personel Satintelkam Polsek Baitussalam di pekarangan salah satu rumah di Gampong Kajhu Kecamatan Baitussalam Aceh Besar, Kamis (25/06/2020) sore. Belum diketahui asal usul serta pemilik kendaraan tersebut, namun mobil dalam kondisi memprihatinkan karena terlantar tanpa perawatan dan mulai kusam.

” Temuan berdasarkan laporan warga yang kami terima. Makanya kita cek hari ini. Nanti kita cari tahu asal usulnya,” Kata Kapolsek Baitussalam Ipda Safrizal ditemui dilokasi, Kamis sore.

Dari pantuan Wali-news mobil yang terparkir di pekarangan terbuka tersebut umumnya merupakan jenis MPV dan satu SUV (Sport Utiluty Veclicle). Kendaraan jenis MPV yakni Panther Touring dan Ford Everest yang diproduksi Ford Motor Company sejak tahun 2003 silam.

Mobil MPV jenis Panther Touring yang terparkir di salah satu rumah di Gampong Kajhu Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Photo diambil Kamis (25/06/2020). Wali-news /Chairan Manggeng.

Meski telah dibiar terpanggang matahari dan diguyur hujan karena ketiadaan tempat parkir yang layak namun ketujuh kendaraan tersebut masih terlihat bagus. Sayangnya sejumlah ban kendaraan mulai kempis karena tanpa perawatan dan nyaris tertutup rimbunnya ilalang.

” Kalau asal usul mobil ini saya tidak tahu bang, tapi kalau rumah setahu saya milik almarhum Pak Basri,” kata Bukhari, warga di sekitar terparkirnya mobil tersebut.

Menurut pria berusian 53 tahun itu, seluruh kendaraan telah terparkir di rumah tersebut sejak setahun terakhir. Sebelumnya mobil dibawa dari Kawasan Geucheu Banda Aceh.

“Kami warga sini tidak banyak tahu juga soal itu (mobil). Tapi dibawa kesini setelah pagar rumah milik almarhum selesai dibangun kira-kira setahun lalu. Sebelumnyakan gak ada pagar tembok karena hancur di hantam tsunami,” kata Bukhari.

Menurut Bukhari meski terdapat 7 mobil yang terparkir di dalam pekarangannya namun rumah tersebut tidak ditempati pemiliknya. Pemilik rumah terakhir terlihat saat proses pembuatan pagar.

“Pas buat pagar ada keliatan ahli warisnya dan setelah selesai pagar dibangun kami tidak pernah melihat rumah dikunjungi,” kata Bukhari.

Bukhari juga mengaku tidak mengetahui siapa yang menyopiri mobil hingga berada dipekarangan rumah tersebut. ” Karena pas dibawa kesini juga malam saat warga mulai tidur. Dalam semalam dibawa tapi tiba disini berselang beberapa menit,” kata Bang Buh-sapaan akrab-Bukhari.

Bukhari juga menyayangkan kondisi mobil yang dibiarkan ditempat terbuka tanpa atap penutup. ” Kasihan mobil bagus-bagus dijemur matahari disiram hujan karena tidak dibuat tempat parkirnya.Itu kalau tidak ada peternak yang memotong memang sudah tertutup rumput,” ungkapnya.

Hingga Kamis petang, ketujuh mobil berwarna dasar coklat tersebut masih berada di pekarangan rumah tersebut. Sejumlah warga yang tengah memotong pakan ternak dipekarangan rumah tersebut juga mengaku tidak mengetahui asal usul mobil tersebut.(CMA)

Editor : Arman

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Jurnalist Abdya Berduka, Lismadi Tutup Usia

Wali-news, Aceh Barat Daya-Inna lillahi wa inna ilaihi