Mundur dari Ketua PW KAMMI Aceh, Tuanku Muhammad Berjihad untuk DPRK Banda Aceh

Mundur dari Ketua PW KAMMI Aceh, Tuanku Muhammad Berjihad untuk DPRK Banda Aceh

0

wali-news.com, Banda Aceh – Tuanku Muhammad melepaskan jabatannya sebagai ketua umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh hari ini, Sabtu (15/7/2017).

Tuanku melepaskan jabatan tersebut karena ingin mencalonkan diri sebagai salah satu Bacaleg DPRK Banda Aceh dapil III (Kecamatan Syiah Kuala-Ule Kareng) dari PKS.

Pengunduran diri ini disampaikan melalui surat pernyataan pengunduran diri yang diserahkan dalam acara halal bil halal sekaligus rapat presidium PW KAMMI Aceh di Mbak Moel Lamnyong.

“Saya mengundurkan diri dari Ketua Umum PW KAMMI Aceh karena ingin fokus dalam pencalonan saya sebagai BACALEG Banda Aceh. Hal ini juga terkait peraturan organisasi KAMMI yang tidak membolehkan seorang pengurus terlibat sebagai anggota partai politik. Tentu dengan mendaftar sebagai Bacaleg maka secara otomatis kita terdaftar sebagai anggota partai politik meskipun sebelumnya kita bukan pengurus maupun kader,” kata Tuanku.

Disamping itu, Tuanku menyebutkan bahwa keikut sertaan dirinya dalam pesta demokrasi tahun depan tidak terlepas dari dorongan masyarakat dan keluarga yang menginginkan dirinya maju sebagai calon anggota dewan kota Banda Aceh.

“Sudah saatnya pemuda kota Banda Aceh saat ini maju dan bangkit dalam garda terdepan untuk memperjuangkan suara rakyat kota Banda Aceh di parlemen.” Tuanku mengulang ucapan salah satu masyarakat yang memintanya untuk menjadi anggota dewan.

Oleh karena itu, dalam pencalonan ini Tuanku mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat kecamatan Syiah Kuala dan Ule Kareng untuk bisa mengantarkan dirinya menjadi salah satu anggota dewan kota Banda Aceh.(red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus