NW NTB Paksa Menkumham Untuk Cabut SK Bodong

NW NTB Paksa Menkumham Untuk Cabut SK Bodong

0

wali-news.com, Mataram – Aksi unjuk rasa oleh Organisasi Islam Nahdlatul Wathan yang diikuti HIMMAH Nahdlatul Wathan, Pemuda Nahdlatul Wathan, Mahasiswa IAI Hamzanudin, serta Santri Ponpes Nahdlatul Wathan Anjani berjumlah ribuan orang memenuhi kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Rabu (18/9).Tuntutan massa aksi yakni memaksa Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, dalam hal ini Yasonna H Laoly untuk mencabut SK Nomor AHU-0000810.AH.01.08 tahun 2019 pada 10 September 2019 tentang penetapan Muhammad Zainul Majdi atau mantan Gubernur NTB menjadi ketua umum Dewan Tanfiziah PBNW.

“Kami tidak terima bahwa guru besar kami dilecehkan oleh pemerintah. Kami akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan untuk menuntut Yasonna Laoly mencabut SK bodong tersebut.”, ucap Pemuda Nahdlatul Wathan dalam orasinya.

Aksi berlangsung dari pukul 06.00 hingga 17.30 WITA diiringi kegiatan yasinan untuk mendoakan Pemerintah agar mencabut SK yang diterbitkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut.

“Sekarang kita ngaji, doakan Pemerintah agar mencabut SK bodong yang tidak jelas itu. Bapak Polisi juga ikut berdoa, biar kantor Ini gak ada setannya.”, ucap Lutfi, salah satu HIMMAH NW.

Massa aksi mendobrak pagar kantor, melempar batu, bahkan merusak fasilitas umum. Aksi dapat diselesaikan ketika Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia angkat bicara.

(Ubay)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BINDA SULSEL SIAPKAN RIBUAN DOSIS VAKSIN DOSIS 2

BANTAENG – Badan Intelijen Negara (BIN) Sulawesi selatan,