Ormas dan Organisasi Mahasiswa Gelar Aksi Damai Suara Gayo Untuk Palestina

Ormas dan Organisasi Mahasiswa Gelar Aksi Damai Suara Gayo Untuk Palestina

0
Ormas dan mahasiswa Kab. Aceh Tengah menggelar aksi Suara Gayo Untuk Palestina Jum'at (28/17) di Bundaran Sp. V Takengon | wali-news.com/grn

wali-news.com, Aceh Tengah – Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi mahasiswa Kabupaen Aceh Tengah menggelar aksi damai untuk Palestina hari ini, Jum’at (28/7). Aksi damai bertajuk Suara Gayo Untuk Palestina ini digelar di Bundaran Sp. Lima Takengon, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Pantauan wali-news.com, aksi damai ini diikuti oleh ratusan orang diisi dengan orasi, aksi teatrikal, pembagian selebaran tuntutan aksi, dan long-march. Orasi aksi damai yang dimulai sejak pukul 10 tadi dilakukan secara bergantian oleh perwakilan ormas dan mahasiwa.

Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia/KAMMI Aceh Tengah, Mukhlisin, dalam orasinya menyatakan aksi ini sebagai dukungan moral dan ungkapan solidaritas masyarakat Gayo terhadap rakyat Palestina yang terus ditindas oleh Zionis Israel.

“Hari ini kita turun ke jalan untuk membela Rakyat Palestina, untuk membebaskan Al Aqsa. Umat muslim diseluruh dunia merasa terpanggil untuk membela saudara muslim yang ada di Palestina,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan Zionis Israel yang memboikot Masjid Al-Aqsa dengan cara tidak memperbolehkan umat muslim Palestina melaksanakan ibadah shalat Jum’at secara bebas merupakan tindakan pendzaliman. Ini sangat meyayat hati umat muslim seluruh dunia karena telah melakukan tindakan terkutuk, bahkan dalam aksi itu tentara zionis membunuh anak-anak kecil yang tidak bersalah.

“Apabila seluruh umat muslim bersatu di dunia ini, maka bisa saja Israel hilang dari peta dunia,” sambung Mukhlisin dalam orasinya.

Dalam orasi yang lain, Ketua HMI Aceh Tengah yang juga bertindak sebagai Koordinator Aksi, Feri Yanto, mengatakan, pemerintah seharusnya peka, dan peduli dengan apa yang terjadi terhadap rakyat Palestina hari ini. Tentara Yahudi Israel telah membunuh orang-orang yang tidak bersalah, sudah banyak anak-anak yang mati di tangan Zionis Israel, banyak anak yang menjadi yatim-piatu, banyak wanita menjadi janda dan begitu pula sebaliknya.

“Saudara-saudaraku sekalian, banyak orang bilang bahwa aksi kita hari ini tidak ada guna dan manfaatnya, tapi perlu diketahui bahwa apa yang kami lakukan bukan karena orang-orang, namun karena Allah SWT,” ujarnya.

Setelah orasi aksi damai ini dilanjutkan dengan aksi Teatrikal kekerasan yang dilakukan oleh tentara Yahudi Israel terhadap anak-anak dan rakyat Palestina. Massa juga melakukan pembakaran Bendera Israel.

Selanjutnya, massa melakukan longmarch dengan rute, Bundaran Sp. V – Jln. Sengeda – Jln. Terminal Wariji – Jln. Lebe Kader – Masjid Raya Ruhama Takengon, di mana dititik ini aksi damai ditutup dengan do’a bersama. (grn)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Cegah Penyebaran Covid-19, Jaksa Kejari Aceh Besar Turun ke Jalan

Wali-news, Aceh Besar – Sejumlah jaksa dari Kejaksaan