Pengusaha Diimbau Ikuti UMP Aceh 2018 Senilai Rp. 2,7 Juta

Pengusaha Diimbau Ikuti UMP Aceh 2018 Senilai Rp. 2,7 Juta

0

wali-news.com, Banda Aceh – Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin mengatakan bahwa Peraturan Gubernur Aceh nomor 67 tahun 2017 telah ditandatangani oleh Gubernur Irwandi pada tanggal 7 November 2017, dia menjelaskan bahwa besaran gaji Rp 2,7 juta per bulan tersebut merupakan upah bulanan terendah dengan hitungan waktu kerja 40 jam per minggu.

“Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 2, 3 dan 5 Pergub tersebut, dan UMP tersebut berlaku bagi pekerja/buruh lajang dengan masa kerja kurang dari satu tahun,” jelasnya, Rabu (8/11/2017).

Setelah ditetapkannya angka UMP maka para pengusaha di Aceh yang mempekerjakan karyawan tidak benarkan lagi membayar upah di bawah angka Rp 2,7 juta. Sementara bagi mereka yang melanggar ketentuan tersebut, akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan perundang-undangan.

“Bagi buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih dirundingkan secara bipartit antara pekerja/buruh atau serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha di perusahaan yang bersangkutan,” imbuhnya.

Peraturan tersebut berlaku bagi seluruh pekerja/buruh dan karyawan  baik di perusahaan swasta, BUMN/BUMD dan segala usaha sosial lain. Untuk pengawasannya akan dilakukan oleh Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan.

Mulyadi Nurdin menyebutkan bahwa Gubernur Aceh meminta pengusaha dan perusahaan di Aceh agar mematuhi peraturan tersebut dan menerapkan UMP baru terhitung mulai tanggal 1 januari 2018.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Media Sosial BIN Raih Penghargaan Terbaik di Ajang Government Social Media Award 2021

Wali-news.com. BIN meraih penghargaan di ajang Government Social