Presma UNILA Minta Penembakan di Sultra Segera Diusut Tuntas!

Presma UNILA Minta Penembakan di Sultra Segera Diusut Tuntas!

0

wali-news.com, Bandar Lampung – Meninggalnya mahasiswa di Kendari akibat ditembak dalam aksi unjuk rasa menolak RUU KPK dan RKUHP mendapatkan tanggapan dari Presiden BEM Unila. BEM Unila menuntut kasus tersebut diusut secara tuntas.

Presiden BEM Unila menyatakan belasungkawa dan berduka cita atas meninggalnya Randi, mahasiswa di Kendari. Pihaknya sangat menyesalkan tindakan represif sehingga menyebabkan nyawa mahasiswa melayang dalam aksi unjuk rasa tersebut.

” Ini merupakan suatu kekecewaan dan kesedihan bagi kita, terhadap matinya nilai-nilai demokrasi tindakan represif yang dilakukan oleh aparat ketika banyak orang yang kemudian menyuarakan pendapat tetapi pendapat-pendapat itu kemudian dibungkam dengan cara-cara kekerasan, ini sangat kita sayangkan sekali.” Terangnya.

Menurutnya, aparat kepolisian dan keamanan hendaknya menjalankan tugas sebagaimana mestinya dan tidak melakukan tindakan-tindakan represif atau kekerasan dalam bentuk apapun. Dengan demikian suasana bisa semakin kondusif. Peristiwa ini, menjadi perhatian dan keprihatinan semua pihak karena semestinya, aksi mahasiswa dan gerakan demonstransi bisa ditangani dengan sebaik-baiknya dan tidak mengedepankan cara-cara kekerasan dalam bentuk apa pun.

 

Penanganan aksi demonstrasi dengan cara represif tidak bisa dibenarkan, Apalagi sampai memakan korban jiwa seperti di Kendari yang tertembak peluru.
“Ini harus diusut tuntas pelakunya dan dibawa ke pengadilan. Kita mengutuk keras penembakan seperti ini,” tandasnya.

(Chairul A.)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Soal Obat Covid, AJI Bandar Lampung Ingatkan Media Disiplin Verifikasi

wali-news.com, Bandar Lampung – Aliansi Jurnalis Independen (AJI)