Rapat Paripurna ke -14 DPRD Kota Tidore Kepulauan

Rapat Paripurna ke -14 DPRD Kota Tidore Kepulauan

0

Tidore – DPRD Kota Tidore Kepulauan menggelar Rapat Paripurna ke-14 Masa Persidangan I tahun 2020. Agenda yang akan dibahas dalam rapat tersebut adalah Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi – Fraksi DPRD (Steemotivering) Atas Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tidore Kepulauan Tahun Anggaran 2020.

Rapat paripurna diadakan di Ruang Rapat DPRD Kota Tidore Kepulauan pada Senin (30/12). Rapat tersebut dihadiri secara langsung oleh 24 orang anggota Dewan dengan 1 orang dinyatakan sakit. Turut hadir pula Kapt.Arm Zainal Arifin sebagai Perwakilan dari Dandim 1505/Tidore dan AKP Sumaryanto S.IP yang merupakan Kabagsunda Polres Tidore.

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh lima Fraksi yang menyampaikan pandangannya, yaitu PDIP, PAN, Partai Nasdem, PKB dan Partai Demokrat Sejahtera. Juru Bicara Fraksi PDIP menyatakan dukungannya terhadap RAPBD Perubahan 2020 dan berharap agar Pemerintah dan DPRD Kota Tidore Kepulauan semakin meningkatkan kerjasama nya untuk melakukan pembangunan daerah.

Fraksi PAN, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi PKB dan Fraksi Demokrat Sejahtera memiliki pandangan yang berbeda dengan Fraksi PDIP dengan menyatakan penolakan terhadap RAPBD Perubahan untuk disetujui sebagai Raperda. Banyak yang menjadi pertimbangan Fraksi-Fraksi tersebut, seperti tidak adanya kejelasan penggunaan Dana Tak Terduga dan Refocusing Dana untuk penangan kasus Covid-19.

Di akhir rapat, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Ishak S.E memutuskan untuk melakukan voting dengan hasil 13 orang menolak dan 11 orang anggota Dewan menyetujui. Berdasarkan Tata Tertib DPRD Kota Tikep agar Raperda dapat dilaksanakan seminimal mungkin harus disetujui oleh setengah dari jumlah anggota dewan yang hadir dalam rapat tersebut. Kesimpulannya, RAPBD Perubahan tidak dapat dijadikan Raperda karena lebih dari setengah peserta rapat menolak.

“Untuk ke depannya, kami akan melakukan pengkajian ulang terkait penggunaan RAPD Induk Tahun 2021 karena perlu ada penyesuaian kembali” kata Ahmad Ishak menutup sidang Paripurna ke -14 tersebut.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

BINDA SULSEL SIAPKAN RIBUAN DOSIS VAKSIN DOSIS 2

BANTAENG – Badan Intelijen Negara (BIN) Sulawesi selatan,