Rp350 miliar Diusul untuk Jalan Tol Aceh Tahap II

Rp350 miliar Diusul untuk Jalan Tol Aceh Tahap II

0

Wali-News.com, Banda Aceh – Proyek jalan tol Aceh, ruas Banda Aceh-Sigli sepanjang 74,2 km diperkirakan pelaksanaannya pada pertengahan tahun ini. Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dikabarkan sudah mengusulkan anggaran tahap I tahun 2018 kepada Menteri Keuangan melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) senilai Rp 350 miliar.

“Kami mengetahui pekerjaan jalan tol Aceh akan dimulai pertengahan tahun ini, bahkan Kementerian PUPR sudah mengusulkan anggaran tahap I kepada Menkeu melalui LMAN sebesar Rp 350 miliar,” kata PPK Pembebasan Tanah Jalan Tol Aceh tahap I, Alvi seperti dilansir Serambinews.com, Selasa (22/5) di Banda Aceh.

Menurut Alvi, pihak PT Hutama Karya selaku kontraktor yang akan mengerjakan pembangunan jalan tol Aceh tahap I sudah membuka basecamp di dekat lokasi kegiatan pemancangan tiang pertama atau ground breaking di kawasan Blang Bintang, Aceh Besar.

Kemajuan proses pelaksanaan tahapan pembangunan jalan tol Aceh itu, menurut Alvi setelah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengajukan permohonan kepada Presiden Jokowi agar pemancangan tiang pertama jalan tol Aceh bisa dilakukan tahun ini.

Khusus untuk seksi IV Blang Bintang-Indrapuri, Aceh Besar yang lokasinya akan dipakai untuk kegiatan start pertama, pembebesan tanah sudah sampai kepada identifikasi dan verifikasi pemilik tanah.

Kecuali itu, lanjut Alvi, DED proyek sudah diselesaikan oleh konsultan perencana dan pengawas proyek jalan tol Aceh. Pihak Kantor Jasa Penilaian Publik juga akan turun ke lokasi tanah masyarakat yang telah diukur, identifikasi dan verifikasi oleh Kanwil BPN untuk penilaian harga tanah, terutama untuk ruas jalan tol Aceh tahap I dari Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13 km.

Besaran pembayaran tanah masyarakat, lanjut Alvi, sangat ditentukan harga satuan tanah, pohon dan bangunan yang telah ditetapkan oleh Kantor Jasa Penilaian Publik. Diakuinya, tahapan pembayaran tanah masyarakat masih sedikit panjang tapi pemilik tanah tidak perlu ragu. “Pemerintah akan membayar tanah masyarakat yang terkena ruas jalan tol sesuai dengan besaran harga satuan yang telah ditetapkan Kantor Jasa Penilaian Publik,” demikian Alvi. []

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ribuan Emak-emak di Neuheun Siap Menangkan Usman AR, Syukri dan Andi HS

Aceh Besar, wali-news.com – Anggota DPR Kabupaten Aceh