RUU KPK Disahkan, KPK Dalam Bahaya

RUU KPK Disahkan, KPK Dalam Bahaya

0

wali-news.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menghadapi polemik yang menyangkut masa depan KPK. Alasannya, anggota DPR sepakat adanya revisi undang-undang lembaga anti rasuah itu.

Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rasamala Aritonang berharap Presiden Joko Widodo menunjukkan keberpihakannya terhadap pemberantasan korupsi. Dengan adanya revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK dinilai akan melemahkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Mungkin KPK hanya sekadar bekerja rutin saja, mungkin tak ada penangkapan pelaku korupsi, sekadar pencegahan sosialisasi di sana sini. Pelaku korupsi tentu merasa ruang mereka lebih bebas, ke depan mereka bisa rampok uang negara lebih banyak tanpa ada tindakan tegas juga,” ujarnya.

Dia juga mengatakan jika KPK dipimpin oleh orang dan undang-undang yang bermasalah, lembaga tersebut akan mengalami kemunduran bahkan bisa lumpuh dalam menegakkan permasalahan korupsi.

“Karena korupsi persoalan akan muncul, demokrasi akan hilang, bicara ekonomi kita akan jadi rapuh. Kita bisa mundur ke belakang. Itu sudah pasti. Nah, sekarang momentumnya Presiden harus tegas dan berpihak kepada pemberantasan korupsi. Karena ini soal nasib 250 juta rakyat kita juga,” kata Rasamala. (Della Arlita Efrianti)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

PMII Sumbar Gelar Diskusi Publik, Sikapi Revisi Undang-Undang KPK

Padang,wali-news.com- Pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) KPK menjadi perhatian publik