Saleum Abdya Angkat Respon Issue Meningkatnya Perceraian PNS Di Aceh Barat Daya

Saleum Abdya Angkat Respon Issue Meningkatnya Perceraian PNS Di Aceh Barat Daya

0

Wali-news.com – Aceh Barat Daya. – Komunitas SALEUM (Seduhan Aceh untuk Literasi Umat) Aceh Barat Daya telah sukses melaksanakan diskusi perdana bertemakan Respon Issue dengan topik “Meningkatnya Perceraian PNS Di Aceh Barat Daya” (Tinjauan Sebab dan Solusi) yang dilaksanakan di Jambue Samara KUA Kecamatan Susoh.(Rabu,16-12-2020).

Acara diskusi tersebut yang di ikuti 16 orang dari berbagai kalangan PNS dan mahasiswa kabupaten aceh barat daya,dalam acara diskusi tersebut, selaku Narasumber H. Roni Haldi, Lc (Penghulu Ahli Muda dan Mahasiswa prodi Hukum keluarga pasca sarjana UIN Ar Raniry, B. Aceh) dan Moderator Fadhlullah Mudzakkir, S.H

Dalam diskusi tersebut Komunitas SALEUM (Seduhan Aceh untuk Literasi Umat) Aceh Barat Daya menyampaikan dengan Meningkatnya kasus perceraian dikalangan PNS dilingkungan Pemda Kabupaten Aceh Barat Daya. Hal ini membuktikan bahwa tingkat pendidikan dan status sosial maupun kemapanan ekonomi, tidak serta merta dapat menjamin keharmonisan rumah tanggga.

Pemahaman yang baik terhadap tuntunan agama dalam berkeluarga sangat diperlukan oleh setiap pasangan suami istri agar ketahanan rumah tangga dapat terjaga. Keharmonisan rumah tangga adalah dambaan semua pasangan, tentunya hal ini perlu diperjuangkan bersama. Permaslahan yang terjadi dalam rumah tangga akan menimbulkan dua kemungkinan bagi keberlangsungan bahtera rumah tangga. Antara mampu mendewasakan semua pasangan terhadap setiap hubungan, atau malah berubah menjadi jurang pemisah penghacur rumah tangga.

Memaknai fenomena itu, komunitas SALEUM meminta pemerintah harus berusaha untuk memberikan program pembinaan pendidikan mental terhadap seluruh Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya agar membantu memperkokoh keharmonisan dan ketahanan rumah tangga dan menekan tingginya angka perceraian PNS dilingkungan Pemda KAbupaten Aceh Barat Daya.

Perceraian dapat dan banyak terjadi di berbagai daerah, termasuk kabupaten Aceh Barat Daya Provinsi Aceh yang memiliki jumlah kasus perceraian yang cukup tinggi.

Bahkan secara umum sejak tahun 2O19 perceraian di kabupaten Aceh Barat Daya mencapai 169 perkara dengan rincian 13O gugat cerai dan 39 cerai talak. Dari jumlah tersebut terdapat 6 kasus perceraian yang ajukan oleh Pegawai Negeri Sipil [PNS] dilingkungan Pemda Kabupaten Aceh Barat Daya,terdiri dari gugat cerai sebanyak 4 kasus dan cerai talak sebanyak 2 kasus. Sedangkan di tahun 2O2O,pengajuan perceraian mengalami peningkatan.

Dari total 171 perkara yang mengajukan cerai gugat sebanyak 128 perkara dan cerai tala sebanyak 43 perkara. Dari jumlah tersebut terdapat 6 perkara perceraian diajukan oleh Pegawai Negeri Sipil [PNS] dilingkungan Pemda Kabupaten Aceh Barat Daya dengan rincian cerai gugat sebanyak 5 perkara dan cerai talak sebanyak 1 perkara.(Kbir)

Editor : Muzakkir

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Dema UIN Ar-Raniry Temui Rektor Minta Laksanakan Perkuliahan 100%

Wali-news.com, Banda Aceh – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema)