Sasar Generasi Muda Agar Lebih Paham Adat, Ini Strategi MAA

Sasar Generasi Muda Agar Lebih Paham Adat, Ini Strategi MAA

0

Wali-News.com, Banda Aceh – Ditengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi saat ini, pudarnya pemahaman generasi muda terhadap adat – istiadat Aceh akan sangat mungkin terjadi. Hal ini disebabkan karena mereka tidak lagi mendapatkan informasi dari sumber yang terbatas, sehingga generasi melenial akan mudah terpengaruh dengan budaya luar yang mungkin tidak sesuai dengan budaya Aceh.

Mengantisipasi itu, Majelis Adat Aceh (MAA) menyiapkan beberapa strategi khusus untuk memberikan pemahaman tentang budaya keacehan bagi kalangan anak muda.

Kepala Sekretariat MAA, Darmansyah kepada wali-news.com diruang kerjanya, Rabu (24/02/2021) menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan langkah – langkah agar generasi muda lebih paham tentang adat – istiadat di daerah masing – masing.

Darmansyah meminta agar generasi muda harus diikut sertakan dalam kepengurusan adat disetiap jenjang lembaga adat yang ada di Aceh.

“Kita jangan segan memasukkan anak-anak muda dalam pengurus pemangku adat, walaupun dia masih muda, dalam kurun waktu satu dua tahun pasti dia akan ahli”, Ujar Darmansyah

Makanya dalam sistem rekrutmen, lanjutnya, MAA menerapkan disetiap komponen pengurus adat, anak – anak muda umur 40 tahun ke atas harus masuk dalam kepengurusan lembaga adat, dengan demikian diharapkan akan lahir regenarasi yang paham tentang adat istiadat Aceh.

“Kita sarankan kedepan 10 persen atau 20 persen adalah anak- anak muda. Misalnya ada komisi perlindungan anak, satu orangnya harus anak-anak muda”. Kata Darmansyah

Selain itu, pihaknya juga membangun komunikasi dengan Dinas Pendidikan agar dalam mata pelajaran muatan lokal bisa disisip materi – materi tentang adat Aceh.

“Jadi hal ini menjadi semacam keinginan bersama agar disekolah bisa memberikan materi tentang adat”. Ungkapnya

Selanjutnya, kata Darmansyah, untuk mempercepat proses tersebut dan pengenalan adat kepada generasi muda tidak terkesan kaku, pihaknya juga menggunakan strategi kampanye melalui media video yang dikemas dengan konsep kekinian

“Misalnya bekerja sama dengan artis – artis lokal, atau melalui video animasi, nanti materinya tentang adat istiadat yang dikemas sebaik mungkin agar tidak kaku dan jenuh serta menjunjung tinggi nilai – nilai budaya”, Tutup Darmansyah. [MM]

Editor : Muslim

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Komisi III DPR RI Kunjungi Mapolda Aceh, Ada Apa

Wali-news.com, Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol.