Sektor UMKM dan Pariwisata Jadi Andalan Kota Pangkalpinang Hadapi Kemungkinan Resesi

Sektor UMKM dan Pariwisata Jadi Andalan Kota Pangkalpinang Hadapi Kemungkinan Resesi

0
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Yan Rizana

Pangkalpinang, Wali-News.com – Pandemi Covid-19 berimbas negatif pada perekonomian hampir semua daerah, termasuk Kota Pangkalpinang, Prov. Kep. Bangka Belitung (Babel).

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Amrah Sakti, mengatakan sektor ketersediaan lapangan kerja di Kota Pangkalpinang sempat terpukul akibat pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid 19 menjadi awal penyebab terjadinya pengurangan tenaga kerja. Adapun tiga sektor yang terpengarus cukup signifikan yaitu sektor Perhotelan, Parawisata, rumah makan, dan Industri pengolahan yang hampir 95 % merumahkan atau memberhentikan karyawan,” ujar Amrah.

Ditambahkannya, pandemi juga mengakibatkan berkurangnya pendapatan masyarakat. Hal itu terlihat dari sektor Peridustrian pengolahan justru mengalami penurunan hampir 55 %.

Namun demikian, menurut Amrah, dicanangkannya Adaptasi Kebiasaan Baru turut kembali menggerakkan perekonmian.

“Secara umum kondisi Kota Pangkalpinang saat ini sudah mengalami perbaikan. Dilihat dari kondisi sekarang dampak untuk Kota Pangkalpinang tidak begitu berpengaruh, walaupun beberapa bulan mengalami penurunan tetapi sudah mulai membaik kembali dan sudah banyak karyawan yang dirumahkan di panggil kembali, “ ungkapnya.

Menurut Amrah, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, pada periode Agustus – September ini sejumlah industri sudah memulai membuka lapangan kerja.

“Di sisi lain, Pemkot Pangkalpinang juga akan fokus mengembangkan UMKM. Dimana seperti yang kita ketahui UMKM tidak terdampak penurunan. Sementara industry yang paling cepat menyesuaikan perbaikan ekonomi adalah industry yang bersifat padat karya,“ jelas Amrah.

Selain itu, tambah Amrah, Pemkot Pangkalpinang juga akan memperkuat pengembangan sektor pariwisata yang diharapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja.

“Sektor pariwisata akan dioptimalkan untuk mengurangi angka pengangguran. Selain itu, apabila pariwisata Pangkalpinang dikenal luas, masyarakat dapat mengembangkan perekonomian Pangkalpinang lebih baik,” tutup Amrah. (Dj/WN)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Pandemi Belum Reda, Wakil Rakyat di Kota Pangkalpinang Imbau Masyarakat Taati Prokes Covid-19

Pangkalpinang, Wali-News.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD