Seorang Ayah di Nagan Raya Cabuli Anak Tirinya

Seorang Ayah di Nagan Raya Cabuli Anak Tirinya

0

wali-new.com, Meulaboh – Kepolisian Resort Nagan Raya menahan GU (45) seorang Pria warga salah satu desa di Kecamatan Kuala Pesisir, karena diduga telah melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak tirinya.

hingga kamis (14/2) pria yang berprofesi sebagai nelayan tersebut masih ditahan di Polres Nagan Raya, kasus tersebut terungkap setelah polisi mendapat laporan langsung dari ayah kadung korban pada 10 Februari 2019.

Korbannya masih dibawah umur, dan pelaku merupakan ayah tiri korban,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto SIK melalui Kasatreskrim AKP Boby Putra Ramadan Sebayang saat konferensi pers di Mapolres, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kamis (14/2/19) pagi.

Modus pelaku berawal dengan cara membujuk rayu sampai memaksa hingga mengancam akan memukuli korban jika seandainya korban menolak ajakan berhubungan badan dari ayah tirinya tersebut. kata AKP Boby Putra Ramadan Sebayang.

“Pelaku ingin menyetubuhi korban karena mengetahui bahwa korban sudah tidak perawan dan pernah berhubungan intim dengan laki-laki lain,” Kata Boby

Menurut keterangan korban PS dan juga pengakuan pelaku GU sendiri berawal pada bulan Juli 2016 hingga Hari kamis kemaren tanggal 07 Februari 2019 sekira pukul 05.00 Wib, tersangka masih memaksa korban untuk melayani dan berhubungan layaknya suami istri.

Perbuatan bejat tersebut ia lakukan sejak korban masih berusia 13 tahun hingga korban berusia sekitar 16 tahun, tersangka masih memaksa korban untuk melayani dan berhubungan layaknya suami istri. ” Ujarnya

kemudian karena korban PS tidak tahan lagi dengan perilaku tersangka terhadapnya, lalu korban PS mengadu perbuatan ayah tirinya tersebut kepada ayah kandungnya yang bernama SAPARIADI dengan cara pergi ke rumah ayah kandungnya tersebut yang berada di Desa Purworejo Kec. Kuala Kab. Nagan Raya.

“Sang korban PS diduga tidak tahan lagi dengan perbuatan bejat tersangka GU yang selalu menyetubuhinya saat kondisi rumah sedang kosong,” Terangnya

Dalam kasus ini polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu lembar kain sarung warna biru dan ping motif kotak-kotak, satu lembar celana pendek motif loreng, satu lembar celana piyama warna merah jambu motif bintik-bintik hitam, serta satu lembar baju kemeja lengan panjang warna hitam. kata AKP Boby.

Sat Reskrim Polres Nagan Raya menangkap pelaku di rumahnya dan dijerat dengan pasal Pasal 76E Jo Pasal 76D UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 82 Ayat (1) dan (2) Jo Pasal 81 Ayat (1), (2) dan (3) UU No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 tahun 2016 Tentan Perubahan Kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

“Pelaku GU akan dikenakan pasal berlapis karena telah melakukan tindak kekerasan dan pencabulan anak di bawah umur, dengan ancaman pidana 20 tahun kurungan penjara,” Ujarnya, (Red).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Aceh Barat Gelar Upacara Kemerdekaan RI Di Mako Yonif 116 Garda Samudera

wali-news.com, Meulaboh – Upacara pengibaran bendera dalam rangka