Terkait Kesiapan Vaksinasi di Aceh Selatan, Ini Kata Plt Kadis Kesehatan

Terkait Kesiapan Vaksinasi di Aceh Selatan, Ini Kata Plt Kadis Kesehatan

0

Wali-News.com, Aceh Selatan – Pada hari ini, Rabu (13/1/2021), program vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan dimulai. Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Khusus Provinsi Aceh sebanyak 27.880 dosis vaksin juga sudah tiba yang dibagi dalam dua tahap pengiriman.

Terkait hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, Novi Rosmita, M.Kes melalui sambungan telepon kepada Wali-News.com menyampaikan, pihaknya sudah melakukan beberapa persiapan terkait pelaksanaan vaksinasi di Aceh Selatan.
Selain berkonsultasi dengan Dinkes Provinsi Aceh, kata Novi Rosmita, pihaknya juga sudah mendaftarkan sebanyak 2.429 orang Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dari 26 fasilitas kesehatan termasuk dari Rumah Sakit Umum Yulidin Away untuk menerima vaksinasi.

“Yang dimaksud SDM Kesehatan tidak hanya tenaga kesehatan tetapi juga termasuk sopir ambulance, petugas kebersihan dan pihak – pihak lain yang bekerja di fasilitas kesehatan, nantinya mereka akan mendapatkan SMS notifikasi kesiapannya.” Jelasnya

Selain itu, pihaknya juga sudah menunjuk 10 orang setiap puskesmas sebagai petugas yang akan melakukan vaksinasi. Fasilitas penyimpanan vaksin sesuai standar juga sudah di persiapkan yang berlokasi di kantor Dinas Kesehatan dan juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kemanan
“Pak Kapolres serta Pak Dandim juga sudah melihat tempat penyimpanan vaksin tersebut,” Terang Novi

Dinkes Aceh Selatan saat ini juga fokus melakukan edukasi kepada masyarakat dan pihak terkait melalui pembukaan posko informasi di Kantor Dinkes dan penyebaran selebaran, sehingga diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang keamanan vaksin. Memang Novi Rosmita mengakui, saat ini banyak informasi hoax yang diterima oleh masyarakat, sehingga menimbulkan kekhawatiran ditengah – tengah masyarakat terkait vaksinasi tersebut.

Padahal pelaksanaan Vaksinasi terhadap Masyarakat dilakukan pada tahapan terakhir, setelah Vaksinasi kepada SDM Kesehatan dan Petugas pelayanan publik.

“Sebenarnya vaksinasi tujuannya sama seperti imuniasi dasar terhadap anak, cuma karena ini vaksin baru belum bisa diterima oleh masyarakat baik uji klinik maupun kehalalannya, terlepas dari itu semua, kita sebagai tenaga kesehatan menyampaikan vaksinasi itu penting untuk menjaga imunitas tubuh agar tidak terkena covid, jadi ini upaya pemerintah melindungi masyarakatnya,” Terangnya.

Terkait dengan keamanan dan kehalalan Vaksin Sinovac yang digunakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat sudah memberikan persetujuan penggunaan darurat vaksin tersebut, sedangkan dari sisi kehalalan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah mengeluarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 02 tahun 2021 yang menyatakan vaksin sinovac tersebut suci dan halal digunakan.

Ketika ditanya berapa jumlah dosis yang dialokasikan untuk Aceh Selatan, Novi Rosmita menjelaskan sebenarnya tahap awal sudah dialokasikan sebanyak 542 dosis atau 25 persen dari jumlah SDM Kesehatan yang sudah didaftarkan, namun alokasi dosis tersebut dibatalkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi karena ada kebijakan baru dari Pemerintah Pusat agar vaksinasi difokuskan terlebih dahulu di Provinsi dan Kabupaten terdekatnya. Sedangkan secara keseluruhan sasaran vaksinasi masyarakat Aceh Selatan umur 18 sampai 59 tahun berjumlah 136.037 orang yang terdiri dari laki – laki sebanyak 65.260 orang dan perempuan sebanyak 70.777 orang.

“Jadi saat ini kita masih menunggu kabar lanjutan kapan dan berapa jumlah dosis vaksin yang akan diberikan untuk Aceh Selatan” Sebut Novi

Sementara itu, apakah Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran akan menjadi orang pertama yang akan di vaksin, Novi Rosmita menyampaikan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pembicaraan dengan forkopimda setempat. Memang, lanjut Novi, pihaknya mendapat arahan vaksinasi untuk melibatkan tokoh masyarakat selain dari SDM Kesehatan.

“Jadi kita belum bicarakan dengan pimpinan, sekarang yang sudah mendaftar itu dari Camat dan BPOM, secara forkopimda belum dibicarakan”. Jelasnya. (MM)

Editor : Muslim

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bareskrim Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka

Wali-news, Jakarta – Bareskrim Polri resmi menetapkan Ambroncius