Lagi, Tiga Napi LP Lambaro Kabur, Kapolresta Banda Aceh Keluarkan Seruan Serahkan Diri

Lagi, Tiga Napi LP Lambaro Kabur, Kapolresta Banda Aceh Keluarkan Seruan Serahkan Diri

0

Wali-news, Banda Aceh– Tiga narapidana atau Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Banda Aceh melarikan diri, Selasa (4/8/2020) dini hari.

Ketiga WBP tersebut sedang menjalani hukuman penjara terkait kasus narkotika.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengatakan ketiga narapidana tersebut ditahan di kamar sel isolasi.

“Dalam kamar isolasi tersebut ada empat orang narapidana. Mereka sepertinya telah lama merencanakan pelarian. Kamar yang mereka huni berada di luar blok, dekat penjagaan bagian dalam atau depan klinik,” sebut Kapolresta.

Menurut Trisno, para narapidana kabur setelah membongkar pintu ruang isolasi dan mencongkel jeruji pintu bagian bawah. Ketigannya kemudian menarik pintu jeruji menggunakan kain yang disambung hingga panjang, guna memudahkan pelarian.

“Upaya pelarian diperkirakan pukul 02.00 hingga pukul 04.00 WIB. Saat itu listrik di lapas dalam kondisi padam. Setelah merusak pintu sel kamar isolasi mereka menuju tembok pembatas dan mengikat kain yang disambung tadi untuk keluar dari Lapas,” tambahnya.

Trisno mengatakan, aksi ketigannya diketahui petugas Lapas saat melaksanaan apel narapidana. Petugas yang melakukan pengecekan ke tiap ruang – ruang narapidana mendapati pintu ruang isolasi yang ditempati ketigannya rusak.

“Saat didapati petugas, pintu blok yang di bongkar di tutup rapi oleh pelaku menggunakan kain. Tapi saat dicek kedalam, petugas hanya menemukan satu dari empat narapidana yang menghuni sel tersebut,” kata Trisno.

Adapun ketiga narapidana yang melarikan diri tersebut merupakan narapidana terkait kasus narkotika sabu. Dua diantaranya yakni Kasimin dan Saiful Amri divonis pidana penjara 18 tahun sub 6 bulan kurungan. Sementara satu narapidana atas nama Heri Fauzi divonis dengan pidana penjara 6 tahun 6 bulan.

Kapolresta Banda Aceh berharap ketiga pelaku menyerahkan diri baik ke Lembaga Permasyarakatan maupun ke kantor polisi terdekat. Polisi kata Trisno akan menindak tegas jika pelaku tidak mengindahkan imbauan tersebut.

“Apabila ada yang mengetahui keberadaan mereka, segera melapor dan kerahasiaan pelapor terjamin. Kemanapun mereka lari tetap kita buru, untuk itu baiknya menyerah diri ke pihak berwajib,” tegasnya.(Mla)

Editor : Muzakkir

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Pasien Covid-19 Umumnya Asimtomatik, Konfirmasi Baru 56 Orang

Wali-news, Banda Aceh—Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan