TIM Pengawasan Orang Asing (PORA) Lakukan Sidak Terhadap WNA Di Kota Banda Aceh

TIM Pengawasan Orang Asing (PORA) Lakukan Sidak Terhadap WNA Di Kota Banda Aceh

0

wali-news.com, Banda Aceh – Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) hari ini Kamis, (10/8/2017) melakukan inspeksi mendadak terhadap warga negara asing (WNA) di Kota Banda Aceh.

Kepala Seksi Penindakan Keimigrasian Kelas I Kota Banda Aceh, Enddy, mengatakan sidak yang dilakukan Tim PORA hari ini bertujuan melakukan pengawasan terhadap WNA yang ada.

“Dengan operasi ini kita mengharapkan pihak-pihak terkait dapat mengetahui jumlah WNA di Banda Aceh. Di samping juga kita perlu mengetahui kelengkapan administrasi WNA dan aktifitas kegiatan yang mereka lakukan selama di sini,” ujarnya.

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) merupakan satu di antara beberapa tempat dilakukannya sidak oleh Tim PORA. Di sini Tim PORA disambut Wakil IV Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, DR. Nazamuddin, MA.

Menurutnya, WNA yang ada di Unsyiah semuanya resmi. Terdiri dari mahasiswa baik reguler maupun mahasiswa program pertukaran, dosen, dan peneliti. Daftar kontrol WNA di Unsyiah untuk tahun 2017, kata Nazamuddin, berjumlah 23 orang. Rinciannya, mahasiswa 13 orang, berasal dari Thailand, Malaysia, Turki, dan Turkmenistan.

Mahasiswa program pertukaran Universitas Syiah Kuala 2017, berjumlah 4 orang, berasal dari Republic of China dan Thailand. Dosen Asing 2 orang, berasal yaitu warga Korea Selatan dan Jerman. Peneliti 4 orang yang berasal dari Inggris dan India.

Nazamuddin mengatakan, pihaknya memfasilitasi para WNA ini seperti mencarikan hotel atau tempat tinggal orang asing yang sudah permanen, urusan yang berhubungan dengan keimigrasian. Pihaknya juga melakukan pemberitahuan kepada pihak Polisi dan Kepala Desa setempat terkait keberadaan WNA di Unsyiah.

“Saya juga sebagai penjamin terhadap tingkah laku, kegiatan dan keberadaan WNA yang menjadi Mahasiswa, Dosen, Program Mahasiswa Pertukaran dan Peneliti Asing di Unsyiah,” tambah Nazamuddin.

Dalam operasi yang lain, Tim PORA melakukan sidak di Kantor PT. EDU AIDA, di Jalan Ayah Hamid Gampong Lamprit Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Perusahaan ini milik Choi Joungug, warga negara Korea Selatan, bergerak di bidang impor dan usaha dagang perlengkapan listrik.

Dalam pemeriksaan kelengkapan administrasi dan surat izin usaha beserta surat-surat lainnya. Ditemukan surat izin usaha perusahaan ini sudah berakhir pada 31 Agustus 2016.

Tim PORA juga melakukan sidak di kawasan Lueng Bata, salah satunya di usaha Bimbingan Belajar Ocean milik Ismail Cakmak, warga negara Turki.

Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Zulkifli, SH mengatakan kegiatan inj dilakukan secara berkala khususnya untuk mengetahui kelengkapan administrasi WNA.

”Ini penting dilakukan agar WNA yang tidak memiliki kelengkapan administrasi bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur yang sudah ditentukan. Begitu juga dengan temuan-temuan hari ini misalnya, kita akan menindaklanjutinya dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya Tim PORA ini merupakan gabungan dari unsur-unsur pemerintahan terkait di antaranya, Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh, Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan satu pintu Kota Banda Aceh, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Dinas Parawisata Kota Banda Aceh, Basarnas Aceh, Bea Cukai Aceh, Badan Kesbang Pol Banda Aceh, Komando Distrik Aceh Besar 0101, dan Dinas Sosial Kota Banda Aceh, dan instansi-instansi terkait lainnya. (kml)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Cegah Penyebaran Covid-19, Jaksa Kejari Aceh Besar Turun ke Jalan

Wali-news, Aceh Besar – Sejumlah jaksa dari Kejaksaan