Wali Kota Luncurkan Lagu Kota Gemilang Karya Yusis

Wali Kota Luncurkan Lagu Kota Gemilang Karya Yusis

0

wali-news.com, Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman ikut menghadiri acara Yaumil Milad ke-40 yang dipusatkan di markas baru Da’iyul Fata, Jalan Jurong Dagang, Gampomg Ceurih, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.

Wali Kota yang datang bersama Kadis Pariwisata Kota, Iskandar diminta meluncurkan lagu ‘Kota Gemilang’ yang diciptakan pendiri sekaligus pimpinan Da’iyul Fata Group, Yusuf Ishak atau yang lebih dikenal dengan Yusis.

“Kami tidak ada komunikasi sebelumnya, beliau (Yusis) mungkin berkhayal tentang apa yang diinginkan Wali Kota dan menuangkannya dalam lagu bernuansa Islami ini dengan judul Kota Gemilang. Luar biasa,” Aminullah mengapresiasi.

Dalam sambutan singkatnya, Aminullah juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Yusis yang selama ini turut berperan aktif membangun Kota Banda Aceh lewat kesenian.

“Saya merasa bangga atas karya seni ini, ini juga sebuah upaya untuk mendukung penegakkan syariat. Karena ewat seni kita juga bisa berdakwah,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Wali kota juga berharap kepada Dinas terkait agar sanggar-sanggar seperti Da’yul Fata harus lebih diperhatikan. “Anak-anak ini punya semangat dan tekad, mereka adalah generasi Islami yang patut diberi perhatian,” kata Aminullah.

Usai memberikan sambutan, Aminullah diminta untuk meresmikan lagu tersebut oleh Yusis. Lagu Kota Gemilang ini nantinya juga akan diperlombakan pada event-event kesenian.

Adapun lirik Lagu Kota Gemilang sebagai berikut :

Banda Aceh Kota Gemilang
Kebanggaan kita semua
Kota sejarah dan perjuangan
Hiasilah dengan keimanan

Tegakkan syariat
Dalam ridho Tuhan
Bersihkanlah wajahnya
Dari kemungkaran
Cukup gempa tsunami
Menjadi pelajaran
Jadikan Kutaraja
Bersih, indah dan nyaman. (red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

4 Karya Budaya Aceh ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

wali-news.com, Banda Aceh – Tim  Warisan Budaya Tak benda